Cikarang

Diduga Anggaran Perawatan PJU Diselewengkan

Radarbekasi.id, CIKARANG PUSAT – Ketua Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Kompi, Ergat Bustomi mencurigai ada oknum pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menyelewengkan anggaran untuk perawatan serta pengadaan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).

Sebab, dari hasil pantauan serta investigasi pihaknya, keberadaan lampu PJU di beberapa ruas jalan hingga saat ini belum juga menyala secara menyeluruh. Padahal setiap tahunnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengalokasikan anggaran cukup besar, baik untuk rehabilitasi dan pemeliharaan sarana dan prasarana jaringan PJU serta pembayaran rekening listrik yang mencapai miliaran rupiah.

Menurut Ergat, di sepanjang Jalan Raya Lemah Abang, Jalan Raya Cikarang – Cibarusah dan Jalan Raya Pantura dari Traffic Light Cibitung – Kedungwaringin, banyak lampu PJU yang ditemukan dalam keadaan rusak dan mati.

”Dinas terkait harus bertanggung jawab. Pasalnya, kegiatan pemasangan PJU itu ada anggarannya, dan nilainya pun sampai miliaran rupiah,” terang Ergat di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Selasa (2/1).

Ia mencurigai, ada penyelewengan oleh oknum pejabat yang bersangkutan dalam perawatan PJU. Sebab sesuai informasi yang dihimpunnya, berdasarkan LKPJ tahun 2016, pembayaran rekening listrik PJU dianggarkan sebesar Rp40.500.000.000, dan terserap atau dipergunakan hanya sebesar Rp36.901.435.651,-.

Selain itu, lanjut Ergat, belum lagi untuk biaya rehabilitas dan pemeliharaan sarana dan prasana jaringan PJU, yakni dianggarkan sebesar Rp1 miliar dan terserap Rp952.438.000, belum untuk revitalisasi PJU yang dianggarkan Rp1,5 miliar, tapi yang terserap Rp1.435.353.000.

”Penggunaan anggaran tersebut tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Sebab kondisi di lapangan, keberadaan PJU sungguh memprihatinkan. Dan dampak tidak beresnya lampu PJU, mengakibatkan sejumlah ruas jalan raya gelap gulita, sehingga tingkat kriminalitas jadi tinggi,” bebernya.

Sedangkan Kepala Seksi PJU Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi, Jonder, tidak merespon koonfirmasi dari Radar Bekasi. Saat dihubungi ke telepon selulernya tidak diangkat, begitu juga melalui pesan singkat, tak dibalas. (and)

Tags
Close