Berita Utama

Ratusan Siswa Kabupaten Bekasi Tak Bisa Sekolah Akibat Banjir

Radarbekasi.id, MUARAGEMBONG – Banjir yang sudah sepekan belum juga surut di Desa Pantai Harapanjaya, Muaragembong, Kabupaten Bekasi, mengakibatkan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di empat sekolah terganggu dan terpaksa diliburkan.

Salah satunya di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pantai Harapanjayan 03, Muaragembong, Kabupaten Bekasi, dimana ratusan murid belum juga bisa masuk sekolah.

Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, saat meninjau langsung kondisi banjir tersebut berjanji, pihaknya akan berupaya melakukan normalisasi kali yang ada di wilayah tersebut supaya tidak lagi terjadi banjir, sehingga dunia pendidikan tak terganggu.

”Sebenarnya banjir tidak sampai ke sekolah, namun untuk akses bagi para guru dan murid menuju sekolah terganggu akibat luapan air yang mencapai 40-60cm,” kata Neneng saat melakukan kunjungan ke Desa Pantai Harapanjaya, Senin (12/2).

Menurutnya, diliburkannya para pelajar tingkat SD lantaran kediaman mereka juga terendam hingga sepekan lebih. ”Diliburkannya para pelajar ini, karena memikirkan keselamatan mereka. Dan untuk mengatasi masalah banjir ini, saya akan langsung berkomunikasi dengan pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan juga pihak Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC),” terangnya.

Saat ditanya langkah awal untuk penanggulangan banjir yang sudah sepekan melanda sejumlah wilayah Kabuoaten Bekasi?, Neneng menjelaskan, bakal mengerahkan jajarannya untuk melakukan normalisasi kali agar mengurangi luapan air ke permukiman warga.

”Memang untuk wilayah Harapanjaya ini sudah menjadi perhatian kami. Sebab, untuk masalah pembangunan tanggul merupakan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. Karena masalah biaya atau anggarannya cukup besar, maka kami harus berkomunikasi dengan berbagai pihak. Adapun untuk pengadaan beko dalam melakukan normalisasi kali, bakal diupayakan, paling tidak anak-anak sekolah bisa mengikuti KBM dan tidak terganggu lagi,” harapnya.

Sementara itu, salah satu murid SDN Desa Harapanjaya 03, Idris, mengaku sudah hampir sepekan libur sekolah lantaran kondisi sekolahnya banjir. ”Ya sudah hampir sepekan saya libur sekloah,” ujar siswa kelas V ini.

Dirinya berharap, pemerintah bisa mengatasi persoalan banjir tersebut, sehingga tidak mengganggu aktivitas belajar demi generasi bangsa. ”Saya harap kondisi banjir ini dapat segera diatasi, supaya tidak tertinggal pelajaran,” ucapnya. (and)

Tags
Close