Berita UtamaMetropolis

Dinkes Tunggu Surat Resmi Badan POM

Pencabutan Izin Edar Albhotyl

Radarbekasi.id, BEKASI TIMUR – Dinas Kesehatan Kota Bekasi menunggu surat resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk penindakan obat cairan luar konsentrat, Albhotyl yang telah ditarik izin edarnya.

Kepala UPTD Pengawas Obat dan Makanan pada Dinas Kesehatan Kota Bekasi Anshori mengatakan, pihaknya masih menunggu surat resmi dari BPOM untuk menindaklanjutinya.

“Dinas Kesehatan kota Bekasi akan menindaklanjuti dengan menerima Surat dari Badan POM secara resmi ke Dinas Kesehatan Kota Bekasi,” kata Anshori.

Salah satu toko obat di Jalan Mayor Oking, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi masih menyimpan Albothyl. Pemilik Toko Obat, Iwan (52) mengatakan, pihaknya menunggu distributor obat itu menarik produk untuk diretur.

Sejauh ini, dirinya merasa tidak dirugikan atas keluarnya pencabutan izin edar obat itu. “Dari distributor belum ada surat edaran soalnya, kalau ada surat edaran baru kita kasih semuanya, kita kembalikan (ke distributor),” ujar Iwan.

Sampai dengan saat ini, kata dia, stok Albothyl di tokonya masih ada sekitar 20. Tapi ia sudah tidak menjualnya lagi kepada masayakrat. “Stok masih ada, cuma kalau ada (pembeli) yang nanya, kita enggak jual,” jelasnya.

Dia mengaku masih menyimpan Albothyl karena menunggu distributor obat tersebut untuk datang dan melakukan retur kepada pihaknya.

“Kalau begini enggak rugi, kecuali kalau nanti enggak diganti, enggak bisa diretur barangnya, kita dirugikan itu,” ungkap Iwan.

Ia berharap supaya ketika distributor obat itu melakukan penarikan obat, pihaknya mendapatkan ganti rugi. “Jadi kita enggak dirugikan,” imbuhnya. (neo)

Tags
Close