Berita UtamaMetropolis

30 ASN Pemkot Bekasi Bolos

Pemkot Lakukan Penelusuran

Radarbekasi.id, BEKASI SELATAN – Sebanyak 30 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tidak hadir tanpa keterangan pada hari pertama masuk setelah libur panjang akhir pekan dalam rangka perayaan Imlek berlangsung kemarin, Senin (19/2).

Penjabat Sementara Wali Kota Bekasi, R Ruddy Gandakusuma mengatakan, pihaknya akan segera melakukan kroscek kepada badan kepegawaian.

“Kita harus usut satu persatu, kita melihat persoalan jangan seolah – olah udah pasti salah. Sudah barang tentu kita akan klarifikasi dan menanyakan mengapa yang bersangkutan tidak hadir,” kata Ruddy, pada Senin.

Berdasarkan data yang diperoleh, ada sebanyak 2145 ASN di Pemkot Bekasi. Sebanyak 95 ASN Pemkot Bekasi yang tak hadir. Dengan alasan sakit ada sebanyak tujuh orang, cuti sebanyak 20 orang, dan 39 orang sedang dinas luar. Sementara sisanya, 30 orang ASN tanpa keterangan.

Ruddy mengatakan, pihaknya akan menanyakan alasan tidak hadir kepada ASN yang tidak hadir tanpa keterangan. Hal itu untuk mengetahui apa alasan mereka tidak masuk.

Kata dia, jika alasan mereka dapat dipertanggungjawabkan, maka masih bisa dimaafkan. “Namun bila alasan tidak dapat dipertanggungjawabkan, maka yang bersangkutan harus menerima akibatnya,” ungkapnya.

Dia menambahkan, disiplin merupakan salah satu hal yang wajib ada di dalam tubuh ASN di lingkup Pemkot Bekasi, tanpa terkecuali. “Saya pikir, disiplin adalah ampas kita sebagai ASN, tidak hanya di tubuh TNI dan Polisi. Dikhawatirkan, bila tidak disiplin, program-program kita juga tidak akan berlangsung dan tidak akan terlaksana,” ungkapnya.

Dengan demikian, kata dia, pihaknya akan segera menindklanjuti ketidakhadiran 30 ASN tersebut. “Kalau nanti dibiarkan, akan menimbulkan diskriminatif. Bagaimana mungkin ada orang rajin disamakan dengan yang tidak rajin,” ujarnya.

Di lain sisi, ia mengapresiasi ASN yang hadir dalam hari pertama kemarin. “Tinggal komitmen untuk bekerjanya bagi para ASN yang harus ditingkatkan kembali,” tutup Ruddy.(neo)

Tags
Close