Berita Utama

Mahasiswa Mucikari Prostitusi Online Diciduk

Radarbekasi.id, BEKASI SELATAN – Praktek prostitusi online tidak ada habisnya. Di Kota Bekasi, mucikari bisnis esek-esek yang biasa menjajakan perempuan via Facebook dibekuk. Ironinya, mucikari ini masih berstatus mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Bekasi.

RH (22) mahasiswa merangkap mucikari ini ditetapkan tersangka oleh Polres Metro Bekasi Kota. Dia biasa menjajakan para “angel” dengan harga berkisar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta. Mereka umumnya berstatus pelajar, mahasiswa hingga Sales Promotion Girls (SPG).

Penangkapan berawal dari laporan masyarakat yang curiga terhadap pelaku karena sering keluar masuk Hotel Phoenix di Jalan Kalimalang, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Masyarakat juga resah karena sering ada perempuan tak dikenal keluar masuk hotel. Kemudian mereka melaporkan ke polisi, lalu kami tindak lanjut,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Dedy Supriadi, Senin (19/2).

Informasi dari masyarakat langsung ditindaklanjuti oleh pihaknya. Kemudian, kata dia, pihak kepolisian melakukan penangkapan kepada RH dan dua orang perempuan yang diketahui bernama Karlina (26) dan Kartini (30) di hotel tersebut.

“Pelaku mengaku hanya mendapatkan keuntungan sebesar Rp50 ribu setiap transaksi,” katanya.

Ia menjelaskan cara kerja pelaku dalam menjelaskan bisnis tersebut. RH menawarkan gadis cantik berikut tarif melalui facebook.

Jika ada pria hidung belang yang tertarik tentu akan menghubuginya. Ketika sudah sepakat dengan harga, RH langsung mengantarkan gadis sesuai permintaan yang telah disepakati ke Hotel tersebut untuk melayani pelanggan.

“Gadis muda yang disodorkan oleh RH berasal dari luar kota maupun dari Bekasi,” tambahnya.

Pria yang diketahui sebagai warga Gambir, Jakarta Pusat itu diamankan di hotel tersebut berikut barang bukti berupa tiga unit gawai dan uang sebesar Rp3,3 Juta.

“Sementara untuk kedua korban praktek prostitusi online (K dan K) masih dalam pemeriksaan di Unit PPA Polres Metro Bekasi Kota,” tutupnya.

RH saat ini mendekam di sel tahanan Polres Metro Bekasi Kota. Ia dikenakan Pasal 2 Ayat 1 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (neo)

Tags
Close