Metropolis

Mahasiswa Sebar 1000 Bibit Ikan Nila

Radarbekasi.id, PEBAYURAN – Sebagai bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat, para peserta kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Islam 45 (Unisma) Kota Bekasi, melakukan penebaaran sebanyak 1000 bibit ikan nila di Desa Karang Patri, Kecamatan Pebayuran, Senin (19/2) sore.

Dalam kegiatan yang bertema ‘Penyuluhan Budidaya Ikan Nila Melalui Kegiatan Kepemudaan’ itu, para mahasiswa KKN menggandeng karang taruna setempat. Karena, sasaram dari KKN itu adalah bagi para pemuda di Desa Karang Patri.

Salah seorang mahasiswa, Fajar Muharom mengatakan, dipilihnya desa Desa Katang Patri sebagai lokasi KKN, karena mereka melihat konidisi lingkungan yang mayoritas perairan sungai dan persawahan. Lokasi ini, menurutnya sangat cocok untuk budidaya ikan nila.

“Kita lihat potensi terbesarnya disini adalah sawah. Selain sawah ada perairan, aliran sungai. Selain aliran sungai itu, rata-rata masyarakatnya punya empang (kolam ikan). Nah ini, kenapa kita ingin mengambil tema budidaya ikan di Karang Patri ini, karema kita igin merambah sektor ekonomi masyarakat Karang Patri ini,” jelas Fajar kepada Radar Bekasi sesuai acara.

Selain itu, Fajar juga menilai, bahwa budidaya ikan nila dinilai lebih mudah. Karena, ikan nila sendiri memiliki harga jual yang lumayan tinggi dan tidak membutuhkan perawatan khusus.”Karena ikan nila itu memasyarakat. Pembudidayaan nya ngga sudah, harga jualnya pun cukup tiggi. Nah itu alasan kita berproses KKN disini,” tegas Fajar.

Sementara itu, ketua Karang Taruna Desa Karang Patri, Mulyana Ahmad mengaku mengapresiasi bantuan bibit ikan nila tersebut. Dia berharap, budidaya ini bisa mendongkrak perekononian para warga sekitar.

“Sangat positif kegiatan KKN mahasiswa Unisma Bekasi. Karena, pertama sesuai dengan program kegiatam karang taruna pusaka (nama karang taruna Karang Patri). Diantaranya pengembangbiakan ikan. Walaupun dari karang taruna kita sendiri (melakukan) pengembangam ikan. Dan Insha Allah, menjadi pengembangan untuk kepemudaan yang ada di Desa Karang Patri,” tutur Mulyana. (cr37)

Tags
Close