Politik

Sosialisasi KPU Lambat

Warga Belum Tahu Jadwal Coblosan

Radarbekasi.id, BEKASI TIMUR – Pelaksanaan Pilwalkot Bekasi menyisakan waktu 100 hari lebih lagi. Tapi, masih banyak warga Kota Bekasi yang belum mengetahui berapa kandidat yang akan bertarung memperebutkan kursi Bekasi 1.

Disinyalir, ketidaktahuan ini lantaran penyelenggara pilkada, yaitu KPU Kota Bekasi tidak serius mensosialisasikan paslon peserta pilwalkot.

“Itu terjadi karena sosialisasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) berjalan lambat,” kata Jiwang Cahyono, direktur lembaga survey Indo Patriot kepada Radar Bekasi, kemarin.

Menurutnya, berdasarkan survei yang dilakukannya hingga per Januari lalu, menunjukkan 45 persen warga Kota Bekasi tidak tahu kapan pelaksanaan pilkada. 55 persen lainnya tidak tahu pilkada ini diikuti dua pasangan calon.

”Masih 25 persen responden yang mendapat informasi dari baliho atau spanduk KPU. Sedangkan yang dari media lain, seperti brosur, koran, internet, dan majalah, persentasenya lebih rendah lagi,” katanya.

Rendahnya pengetahuan responden ini, menurut Jiwang, mencerminkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi kurang serius melakukan sosialisasi.

Bila tidak ada greget KPU, imbuh Jiwang, dikhawatirkan jumlah partisipasi pemilih nanti terjun bebas. Padahal, Kota Bekasi sudah tercatat sebagai kota dalam pesta demokrasi yang partisipasi pemilihnya sangat rendah.

“Di pilwalkot dan pemilu hanya 49,46 persen tingkat partisipasi pemilih. Pilgub Jabar lebih rendah lagi hanya 48 persen,” imbuh Jiwang.

Berdasarkan data, partisipasi pemilih di Kota Bekasi paling rendah se-Jawa Barat pada pilkada 2012. Bahkan Kota Bekasi berada di nomor dua se-Indonesia setelah Kepulauan Riau dalam masalah partisipasi pemilih.

Rendahnya partisipasi publik ini senada dengan keluhan masyarakat yang umumnya belum banyak mengetahui informasi Pilwalkot Bekasi.

“Memang kapan pelaksaannya?, saya belum tahu. Terdaftar apa sudah apa belum juga nggak tahu,” kata M Kusuma Tahir, warga Harapan Baru, Bekasi Utara.

Senada, warga Duren Jaya, Bekasi Timur, Dewi Utaminingtyas, mengatakan belum ada informasi lebih jauh mengenai pilkada di wilayah dia tinggal.

“Saya si tahu ada pilkada dan pasangan calonnya juga tahu. Cuma pelaksanaan pilkadanya belum tahu. KPU belum sampai sosialisasi sampai wilayah sini kayaknya. Saya juga belum tahu nih terdaftar apa tidak. Pilkada lalu sih saya nyoblos,” ujarnya.

Ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi mengklaim, sosialisasi sudah dilakukan KPU secara besar-besaran. Bentuk sosialisasi tidak hanya memasang baliho, tetapi juga tatap muka, ke mal, dan iklan layanan masyarakat.

“Kita sudah maksimal. Saat ini, kita akan terus gencarkan sosialisasi,” ujarnya. (sar)

Tags
Close