Politik

‘Tsunami’ Politik Bisa Tumbangkan RE-Tri

Radarbekasi.id – Paslon wali kota dan wakil wali kota usungan PKS dan Gerindra, Nur Supriyanto-Adhy Firdaus Saady mau tak mau harus putar otak lebih keras dalam hal sosialisasinya agar dapat bersaing dengan paslon petahana Rahmat Effendi-Tri Adhiyanto Tjahyono.

Pengamat Politik Kota Bekasi, Abi Alfiandi memprediksi, jika pemilihan kepala daerah Kota Bekasi berlangsung normal, maka calon petahana, Rahmat Effendi bersama pasangannya itu akan lolos sebagai pemenangnya.

“Rahmat Effendi tidak mudah dikalahkan. karena posisi elektabilitasnya sudah cukup perkasa dengan angka di atas 70 persen dalam berbagai simulasi. Hanya ‘tsunami politik’ yang bisa menumbangkan dan mengalahkan Rahmat Effendi,” kata Pria yang juga merupakan dosen disalah satu Universitas di Jakarta itu.

Meski demikian, Pasangan Nur Supriyanto – Adhy Firdaus dinilai mampu menjadi lawan tanding petahana. Meski jarak angkanya masih jauh. dengan pesan program yang tepat dan melakukan sosialisasi dengan sisa waktu yang ada dapat menaikkan elektabilitasnya.

“Dari tingkat kesukaan, meski tidak signifikan, Nur Supriyanto memiliki nilai yang cukup tinggi, sehingga jika dimaksimalkan tingkat pengenalannya akan berdampak terhadap elektabilitasnya menghadapi petahana,” ujarnya.

“Dari survei terlihat masih ada harapan. Karena masyarakat masih ada yang ingin memiliki pemimpin baru dengan tren menginginkan pemimpin yang bebas korupsi,” sambungnya.
Wakil ketua tim sukses (Timses) paslon Nur Supriyanto-Adhy Firdaus, Saifuddaulah, menuturkan jika warga Kota Bekasi membutuhkan pemimpin baru.

“Ya, warga Kota Bekasi membutuhkan pemimpin baru, ada banyak harapan itu dari warga Kota Bekasi,” klaim Syaifudaalah,

Senada, Bendahara Umum PKS, Mahfudz Abdurahman, menyambut baik pencalonan Nur Supriyanto-Adhy Firdaus Saady di Pilkada Kota Bekasi.

Ia bahkan akan menggalang kekuatan untuk memenangkan paslon nomor urut dua ini untuk memenangkan konstlasi pesta demokasri lima tahunan di Kota Bekasi.

“Saya mendukung dan sepakat dengan seluruh Kader PKS dan Pengurus DPD PKS Kota bekasi menawarkan pola kepemimpinan daerah yang bersih, berkeadilan, mengayomi, profesional, melayani, harmoni dan religius,” kata Mahfudz.

Menurutnya, kepemimpinan yang egaliter, partisipatif dan membangun kebersamaan berbasis pada semangat gotong royong dalam membangun wajah kota yang baru harus segara dilakukan.

“Kepemimpinan yang terbuka, dinamis, kreatif, inovatif dengan memberikan ruang pastisipasi seluas-luasnya bagi peran strategis pemuda unggul di era milenial. Dengan demikian, mampu mengurangi pengangguran sekaligus mewujudkan kemandirian pemuda,” tandasnya. (sar)

Tags
Close