Berita Utama

ABG Kembar “Digilir” Enam Pemuda

Radarbekasi.id – Kasus asusila menghebohkan Kota Bekasi. Sebanyak enam pemuda “menggilir” dua saudara kembar IMS dan AF yang masih berusia 14 tahun alias Anak Baru Gede (ABG).

Keenam pelaku, AL, HB, dan BB serta AJ, WU, dan SI ditangkap aparat Polsek Bekasi Timur. Mereka melakukan aksinya bergiliran pada Jumat (23/2) dinihari.

AL, HB dan BB memperkosa korban AF (14) secara bergiliran. Sementara, AJ, WU dan SI mencabuli IMS dengan membuka celana dan memasukan jari ke kemaluan korban.

Mereka menyetubuhi AF di belakang Warung Kopi, RT 04/26, Kelurahan Pekayon Jaya pada Jumat, (23/2) dini hari. Dimulai dari BB, HB kemudian AL.

Warga setempat, Jemi menceritakan, awalnya tidak ada yang tahu apa yang para pemuda itu lakukan. Tapi, kejadian itu terbongkar ketika istri dari pemilik Warung merasa kehilangan jemuran.

Saat kehilangan, ia langsung melapor ke suaminya. “Ternyata pas di cek, ada yang kawanan pemuda yang sedang berbuat mesum, langsung kami grebek, ditemukan pula jemuran kami yang hilang untuk mengelap muntahan si gadis yang mabuk berat ini,” ujarnya, Sabtu (24/2).

Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Hersiantony mengatakan, kejadian bermula ketika para pelaku bersama dengan rekan-rekannya yang berjumlah 11 orang berkumpul di daerah Cikunir, Kelurahan Jakamulya, Jumat (23/2) dini hari.

AL (19) menjemput korban, IMS dan AF untuk mengajak minum – minuman keras jenis ginseng dicampur minuman berenergi sampai korban tidak sadarkan diri.

“Setelah minum-minum, mereka ke Perumahan Manggala Persada. Disana para pelaku minum lagi,” katanya.

Pelaku membawa korban AF ke belakang warung kopi menelanjangi korban yang sudah tidak sadarkan diri. Hal itu awalnya dilakukan oleh HB dan BB yang merupakan saudara kembar secara bergilir.

Kemudian, yang ketiga ialah AL. Tapi, saat sedang melakukan aksinya, warga memeregoki. Alhasil, mereka semua ditangkap warga dan dilaporkan ke pihak kepolisian.

Sementara itu, korban IMS mengalami pencabulan dari tiga orang rekan pelaku persetubuhan anak di bawah umur, AJ, SU dan WI. AJ membuka bokong korban dan mendapatkan INS sedang menstruasi.

SU dan WI memastikan hal tersebut. SU memegang senter dan WI membuka kemaluan korban. “Yang tidak melakukan minum aja disitu, dia menunggu giliran,” tambahnya.

Dari sebelas orang, pihak kepolisian mengamankan enam orang. Tiga orang melakukan persetubuhan dan tiga lainnya melakukan pencabulan. Saat ini, enam orang mendekap di sel tahanan Polsek Bekasi Selatan. Lima orang lainnya masih dalam pemeriksaan.

Kanit Reserse Polsek Bekasei Selatan, Iptu Ompi Indovina menambahkan, dua orang korban yang mabuk baru sadarkan diri setelah penanganan medis di RSUD Kota Bekasi.

Para pelaku memang sudah memiliki niatan dari awal untuk menggilir korban. “Memang sudah ada rencana dari awal digilir, kalau enggak ketangkap,” tambahnya.

Pelaku diamankan di sel tahanan Polsek Bekasi Selatan. Untuk ersetubuhan dikenakan Pasal 81 UU RI Nomor 35 tahun 2014 dengan ancaman hukuman diatas 10 tahun. Sementara, pelaku pencabulan dikenakan Pasal 281 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 2,8 tahun.

Korban diketahui baru mengenal pelaku AL sepekan. Dari informasi yang diperoleh, korban melakukan perbuatan mesum di atas karpet berwarna merah yang biasanya dipakai untuk menjemur ayam peliharaan milik warga.

Selain itu, pemerkosaan dan pelecehan seksual yang berada di halaman belakang warung kopi hanya berjarak beberapa meter dari rumah warga, namun sangat gelap dan minim cahaya.

Tersangka BB dan HB merupakan warga kampung tersebut dan memang terkenal nakal dan meresahkan warga bahkan pernah ditangkap warga.(neo)

Tags
Close