Politik

Dua Paslon Labrak Aturan KPU

Radarbekasi.id – Masa kampanye sudah dimulai sejak deklarasi kampanye damai 15 Februari lalu. Deklarasi itu menandai paslon sudah boleh berkampanye. Hanya saja, hingga 11 hari sejak deklarasi dilakukan, belum satu pun paslon wali kota dan wakil wali kota yang melaporkan jadwal kampanye mereka ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi.

Hal itu diungkapkan Komisioner KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarheni seperti dalam keterangan resmi KPU Kota Bekasi pada Senin (26/2). “Sesuai aturan PKPU Nomor 4 Tahun 2017. Setiap tim paslon wajib melaporkan agenda kampanye mereka sehari sebelum pelaksanaan digelar. Tapi, sampai saat ini tidak ada satupun paslon yang menjalankan kewajiban tersebut,” kata Nurul.

Menurut Nurul, melaporkan kegiatan kampanye difungsikan agar pengawasan dan pendampingan pihaknya dapat berjalan saat tahapan demi tahapan hajat pilkada dilangsungkan. Adapun secara teknis, tim pemenangan paslon tinggal melaporkan agenda kegiatan kampanyenya kepada kepolisian, lalu ditembuskan pada pihak KPU dan Panwaslu Kota Bekasi.

Untuk memantau kelangsungan kampanye ke depannya, imbuh Nurul, pihak KPU segera menggelar rapat evaluasi agar pelanggaran tersebut tidak diulangi lagi oleh tim pemenangan masing-masing paslon.

“Untuk agenda evaluasi akan kita gelar minggu ini. Ini dimaksud agar ke depannya, setiap tim paslon bisa menjalankan aturan kampanye sesuai UU yang berlaku dengan baik, demi suksesnya penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018 di Kota Bekasi,” ujar Nurul.

Sebagai catatan, dalam tahapan masa kampanye, ada tiga agenda yang diperbolehkan setiap paslon untuk menggelar kampanye, yakni berkenaan agenda rapat umum, rapat terbatas, serta kegiatan tatap muka dan dialog.

Selain tiga agenda tersebut, setiap paslon diberi jatah agenda tambahan berupa kegiatan perlombaan yang hanya diberikan satu kali selama masa kampanye. Ditambah melakukan kampanye melalui media sosial, serta kampanye di media massa pada 14 hari terakhir masa kampanye.

Komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bekasi, Tommy Suswanto mengatakan, dalam hal ini pihaknya sudah memberikan surat imbauan kepada seluruh tim kampanye agar melaporkan setiap kegiatannya, baik di dalam maupun di luar ruangan.

“Ini kan sudah aturan PKPU. Jadi harus ditaati,” tegasnya.
Menurutnya, jika paslon memberikan tembusan setiap kegiatannya, maka pihaknya akan melakukan pendampingan agar setiap kegiatan dari masing-masing paslon dapat terawasi.

’’Kalau tidak ada tembusan jadwal kampanye, kita tidak tahu apa yang dilakukan para paslon saat kampanye. Pada intinya kami mencegah agar tidak terjadi hal yang dapat mengganggu jalannya Pilkada ini,” terangnya.

Dengan tidak adanya surat tembusan kegiatan kampanye dari paslon ke Panwas, maka Panwaslu Kota Bekasi akan kembali melayangkan surat imbauan tentang jadwal kampanye dan meminta hasil kegiatan kampanyenya. (sar)

Tags
Close