Olahraga

Futsal Kabupaten Masih Galau

Radarbekasi.id – Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Bekasi masih galau menentukan tim futsal yang akan dilibatkan di Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII 2018 Jawa Barat. Dilemanya merombak dan tidak merombak tim yang ada, akan sangat memengaruhi kekompakan dan prestasi yang akan diraih.

Meski begitu, Pengcab Futsal mengklaim sudah memastikan bahwa tim yang saat ini ada sudah cukup untuk disertakan dalam olahraga multievent empat tahunan nanti.

Ketua AFK Futsal Kabupaten Bekasi, Roby Lukmi mengakui, tim putra maupun putri ada beberapa perubahan. Selain perombakan, juga besar kemungkinan memajukan tim yang sudah maju di Babak Kualifikasi (BK) Futsal di GOR Jatinangor, Kabupaten Sumedang, tahun 2017 lalu.

“Untuk tim yang akan maju di Porda untuk tim Putra maupun Putri keduanya masih dalam tahap pembahasan. Apakah akan ada perombakan tim atau tidak,” ujarnya saat ditemui Radar Bekasi, di kantor KONI Kabupaten Bekasi, Jalan Rawatembaga, Kecamatan Bekasi Selatan, Senin (26/2).

Dari hasil pantauan saat BK lalu, untuk tim putra dan putri futsal Kabupaten Bekasi, termasuk pada tim yang lolos kick off. Hal itu menjelaskan, peluang lolos di BK Porda, untuk tim Kabupaten Bekasi memang tipis. Nyaris, kata dia, untuk kedua tim tidak lolos di BK tersebut.

“Bicara perombakan, kalau dari tim putri, sempat ada pemain putri dari top skor. pemain timnas putri nanyain saya, terus dari liga pro sudah minta juga. Namun masih bingung, mungkin karena belum komunikasi dengan KONI Kabupaten Bekasi,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, lanjut Roby, diperkirakan April atau Mei 2018 nanti, tim putra dan putri akan dikumpulkan. Menyusul, jadwal Pelatcab yang akan dilaksanakan.

“Saat ini, kita belum mematangkan tim futsal kembali. Mungkin mulai dikumpulkan dua bulan lagi. Baru lah, tim futsal fokus di Porda lagi. Pelatcab juga. Yang jelas, bila untuk tim putra penambahan ada, tapi masih dibahas di Pengcab saja,” tuturnya.

Bagi Roby, bila melihat kekuatan di BK porda. kedua tim, putra maupun putri mesti ada perubahan. Itu pun, bila KONI ingin mengejar kekuatan dan hasil yang maksimal.

“Mungkin ada perubahan, rombakan. Kalau pengin semakin kuat ya harus (dirombak). Tapi kalau segini aja juga sih cukup,” imbuhnya.

Iya menambahkan, dengan sisa waktu saat ini, memperkuat tim porda masih bisa dilakukan dengan maksimal. Beberapa keputusan penting memang harus diambil terlebih dengan pematangan tim.

“Kalau melihat waktu ini masih ada kesempatan untuk lebih kuat lagi,” tandasnya. (dan)

Tags
Close