Berita Utama

Pembangunan Jalur CBL Diprediksi Molor

Radarbekasi.id – Rencana pembangunan akses transportasi air (water way) yang memanfaatkan kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) diprediksi akan kembali tertunda. Dimana disebelumnya tahun 2016 dan 2017 sudah dilakukan pengkajian yang akan dilaksanakan pada tahun ini oleh PT Pelindo II.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, Dedi Supriyadi mengatakan, sebelumnya pemerintah pusat sudah melakukan pengkajian untuk pembangunan water way. Meski demikian hingga saat ini realisasinya belum juga mencapai titik terang, lantaran belum ada lagi lanjutan rapat koordinasi yang melibatkan pemerintah daerah.

Menurut Dedi, dengan adanya pembangunan water way, selain bakal mengurangi kepadapatan akses lalu lintas (lalin) karena semakin sedikit truk dan kontainer melintas di jalur darat. Pembangunan (water way) ini diyakininya juga dapat meingkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Bekasi.

”Water way memang dikhususkan untuk penganggutan peti kemas dari Tanjung Priok ke kawasan industri Cikarang, dan tentu nantinya dengan adanya pelabuhan tersebut bakal menghidupkan perekonomian warga sekitar,” tutur Dedi.

Lanjut Dedi, dengan terealisasinya pembangunan tol Cilincing Cibitung yang sedang dikerjakan, ditambah water way CBL yang masih dalam proses pengkajian, dirinya berpendapat sangat optimal untuk kemajuan Kabupaten Bekasi dari aspek perekonomian yang ditunjang dengan pembangunan infratruktur dari program pemerintah pusat.

”Saya sebenarnya kurang mengetahui apakah tahun ini jadi direalisasikan pembangunan water way tersebut, karena terakhir menghadiri rapatnya tahun lalu,” tukas Dedi.

Pada akhir rapat, kata pria yang akrab disapa Dedong ini, seluruh biaya yang sudah ditentukan untuk pembangunan water way sepanjang 19km pada Kali CLB Kabupaten Bekasi sebesar Rp3,4 triliun.

”Sebelumnya biaya estimasi sebesar Rp3,4 triliun, itu untuk pembangunan akses peti kemas, termasuk juga untuk pembangunan dermaga untuk bersandar,” pungkasnya. (and)

Tags
Close