Cikarang

Pembangunan Jembatan Pantai Mekar Bakal Dilanjutkan

Radarbekasi.id – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Jamaludin menepis apabila pembangunan Jembatan Sungai Citarum yang berada di Desa Pantai Mekar, Muaragembong, mangkrak.

Dia menjelaskan, jembatan yang dibangun pada tahun 2017 tersebut dikerjakan secara bertahap, sehingga untuk saat ini memang belum selesai pembangunannya.

”Memang sudah ada beberapa orang dari berbagai element masyarakat yang mempertanyakan kepada saya. Jadi bukan mangkrak, melainkan pekerjaannya kami laksanakan menggunakan dua kali anggaran. Memang tahap awal dikerjakan belum sempurna,” kata Jamal kepada Radar Bekasi, Senin (26/2).

Selain itu, lanjut Jamal adanya longsor pada bibir Sungai Citarum yang berdekatan dengan jembatan, bukanlah karena adanya kesalahan konstruksi. Saat itu, dengan curah hujan yang begitu tinggi, sehingga bagian tepi jalan yang ada dijembatan tergerus air dan mengakibatkan longsor.

”Kami sudah cek langsung sejak ada laporan dari masyarakat terkait adanya kondisi jembatan yang longsor. Dan perlu kami sampaikan, hal itu bukan karena kesalahan konstruksi, melainkan pengaruh alam,” terang Jamal.

Meski demikian, adanya longsor tersebut, pihaknya tetap meminta pihak kontraktor untuk melakukan perbaikan. Dengan cara menguatkan bagian tepi sungai serta pengerasan pada pondasi, supaya ketika sudah dimanfaatkan oleh masyarakat tidak terjadi insiden kecelakaan.

”Sesuai kontrak kerja, terkait pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Pantai Mekar dengan Pantai Bahagia dari Sungai Citarum tersebut masih dalam proses pemeliharaan. Jadi, dengan adanya insiden tersebut kami sudah berkomukasi dan pihak kontraktor bersedia untuk memperbaikinya,” terang Jamal.

Ditambahkannya, anggaran tahap kedua yang dikucurkan untuk membangun jembatan sepanjang 120 meter dan lebar sekitar 8 meter tersebut sebesar Rp16 miliar. Namun pihaknya mengupayakan pada awal Maret ini sudah dilakukan pelelangan kegiatan untuk penyelesaian pembangunan jembatan tersebut.

”Itu baru tahap awal, dan dalam waktu dekat akan kami laksanakan untuk lanjutannya. Karena memang jembatan tersebut kebutuhan cukup mendesak sebagai akses masyarakat yang juga berpotensi menggerakkan roda perekonomian warga sekitar,” tandas Jamal. (and)

Tags
Close