Berita Utama

Penjual Miras Oplosan Ditangkap

TAMBUN SELATAN – Polsek Tambun menggerebek toko jamu yang menjual minuman keras (miras) oplosan yang dijual kepada kalangan remaja di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Kapolsek Tambun Selatan, Komisaris Polisi Rahmat Sujatmiko mengatakan, pihaknya mendapati 58 kantong plastik berisi miras oplosan yang juga ada di dalam ember yang belum dimasukkan ke plastik.

“Kami amankan penjualnya berinisial DR asal Bantargebang, Kota Bekasi. Dan miras tersebut dia peroleh dari majikannya,” ujar Rahmat Senin (26/2).

Kata dia, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat sekitar, lantaran banyaknya remaja yang membeli dan mengonsumsi, sehingga sering meresahkan masyarakat. “Berdasarkan laporan itu, kami langsung menindaklanjuti dengan mendatangi toko jamu yang tepat berada di depan SMA Pusaka tersebut,” ucap Rahmat.

Dari hasil penggeledahan, polisi menyita 58 kemasan miras oplosan yang siap dijual dengan harga Rp10 ribu per pelastik.

”Miras oplosan ini dijual tanpa izin, dan juga membuat yang mengonsumsi mabuk berat. Pasalnya, pihak pengoplosanya tidak punya keahlian dalam hal miras. Oleh sebab itu, demi kenyamanan masyarakat, kami amankan penjualnya, sedangkan majikannya yang diketahui bernisial T masih dalam pencarian,” terangnya.

Rahmat menjelaskan, cara pembuatan miras oplosan diracik sendiri, adapun komposisinya menggunakan alkohol, air mineral, dua merek minuman soda terkenal, jamu dan sirup untuk meracik miras oplosan.

 

”Jadi bahan-bahan itu dimasukkan ke dalam ember besar, lalu diaduk sampai merata oleh pelaku. Selanjutnya dikemas dalam plastik sekitar 600 mili liter. Dijualnya Rp10 ribu per pelastik,” pungkas Rahmat. (and)

Close