Metropolis

Dinkes Pelit Bayar Zakat

Zakat Profesi Meningkat 100 Persen

Radarbekasi.id – Perolehan zakat profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bekasi pada Januari-Februari 2018 ini meningkat 100 persen. Jika biasanya setiap bulan penerimaan zakat profesi rata-rata Rp300-400 juta, per dua bulan tersebut uang zakat yang masuk ke rekening BAZNAS Kota Bekasi mencapai Rp1,2 miliar.

Capaian ini tidak lepas dari mekanisme penghimpunan zakat profesi yang diatur dalam MoU BAZNAS Kota Bekasi, Pemerintah Kota Bekasi dan Bank Jabar banten Cabang Bekasi pada Juni 2017, serta sejumlah regulasi turunannya.

“Peningkatan itu yang paling besar dari lingkungan Dinas Pendidikan. Ada beberapa SMP dan 10 UPTD SD yang menyetor ke kami,” kata Ketua BAZNAS Kota Bekasi, Paray Said, Selasa (27/2).

Menurut Paray, melonjaknya perolehan zakat profesi ini juga merupakan indikasi ketaatan para guru dilingkungan Dinas Pendidikan Kota Bekasi yang menunaikan kewajiban zakatnya. Ia berharap penyetoran zakat profesi dari sejumlah sekolah dan UPTD bisa semakin masif, sebab angka Rp1,2 miliar tersebut ia perkirakan berasal dari 30-40% guru dari total keseluruhan.

Paray menarget perolehan zakat profesi tahun 2018 sebesar Rp10 miliar.”Insyaallah jika tidak ada halangan, target zakat profesi tahun 2018 mencapai Rp10 miliar.”tegasnya.

Dalam waktu dekat, BAZNAS Kota Bekasi juga akan mengeluarkan surat edaran pengambilan hak amil bagi UPZ di SKPD yang dapat diambil di Kantor BAZNAS, Islamic Centre, pada tanggal 13-20 setiap bulannya, dengan membawa bukti setor dan daftar nama muzakki.

“Agar bisa kita pilah mana yang masuk kategori zakat dan mana yang infak. Sebab data dari Bank BJB sifatnya general,” ungkapnya.

Di samping itu, Paray juga menyoroti Dinas Kesehatan, yang menjadi satu-satunya SKPD yang ‘bandel’ karena tak kunjung menaati aturan pengelolaan zakat di Kota Bekasi, terutama Instruksi Wali Kota Bekasi Nomor 460/6997 tahun 2017 tentang Zakat Profesi. Ia meminta Wali Kota Bekasi menegur Kepala Dinkes agar menyetorkan kewajiban zakatnya melalui BAZNAS.

“Dari seluruh SKPD yang ada di Kota Bekasi, hanya Dinas Kesehatan yang sampai saat ini belum memberikan zakat profesi. Padahal, kami sudah melakukan komunikasi. Kami berharap Walikota Bekasi dalam hal ini Pjs walikota bisa menegurnya,”tandasnya. (tim/mif)

Tags
Close