Berita Utama

KPP Pratama Bekasi Barat Apresiasi Wajib Pajak

Radarbekasi.id – Puluhan wajib pajak (WP) badan usaha dan pribadi mengikuti Tax Gathering yang diselenggarakan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bekasi Barat, Selasa (27/2).

Kepala KPP Pratama Bekasi Barat, M Primbang Apriliyanto, mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi kepada para wajib pajak yang memberi kontribusi penerimaan pajak terbesar kepada KPP Pratama Bekasi Barat pada tahun 2017.

“Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi KPP Bekasi Barat kepada para wajib pajak yang sudah memenuhi kewajiban perpajakannya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku,” ujar Primbang.

Dengan pemberian penghargaan tersebut, diharapkan para wajib pajak semakin terpacu mematuhi kewajiban perpajakannya. Sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar lagi kepada negara.

Diketahui, pajak yang terkumpul tersebut selanjutnya akan kembali lagi kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan nasional serta untuk mencapai kesejahteraan umum dengan cara pemberian subsidi, jaminan kesehatan bagi masyarakat menengah ke bawah, dan membiayai kepentingan umum lainnya.

“Kami ingin meningkatkan sinergi yang sudah terbangun ini. Muaranya adalah tercipta kepatuhan untuk membayar pajak secara sukarela, karena pemasukan negara dari pembayaran pajak itu untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Menurut Primbang, kegiatan Tax Gathering merupakan agenda rutin yang dihelat selama dua kali dalam setahun. Waktunya, pada awal dan pertengahan tahun.

“Untuk Tax Gathering di awal tahun ini, kami ingin menumbuhkan semangat sinergi menuju prestasi, dengan sinergi yang baik maka prestasi akan mengikuti. Kemudian di pertengahan tahun untuk menggugah pembayaran pajak yang baik dan benar,” tuturnya.

Melalui kegiatan Tax Gathering tersebut, Primbang berharap dapat meningkatkan penerimaan pajak negara. Pada 2018 ini, KPP Bekasi Barat menargetkan penerimaan pajak sebesar Rp1,401 miliar.

“Pada 2017 realiasi penerimaan pajak di KPP Bekasi Barat sebesar Rp1,110 miliar. Tahun ini target kami naik 23 persen menjadi Rp1,401 Miliar,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, KPP Bekasi Barat juga melakukan pencanangan zona integritas dan bebas korupsi. Hal ini dilakukan dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

“Pencanangan zona integritas ini artinya bahwa KPP Bekasi Barat memiliki punya komitmen untuk mencanangkan wilayah bebas korupsi, bersih, dan melayani. Ini harus dimulai dari pimpinan sampai pegawai di tingkat bawah,” pungkasnya. (oke/adv)

Tags
Close