Berita UtamaCikarang

ASN Titip Absen ke Office Boy?

CIKARANG PUSAT – Gerakan mahasiswa yang tergabung dalam Anti Korupsi Seluruh Indonesia (AKSI) menemukan adanya dugaan kecurangan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi yang menitipkan absen kepada salah Office Boy (OB). Meski absensi sudah fingerprint, tapi masih bisa dikelabui.

”Sebagai mahasiswa yang aktif mengkritisi kebijakan pemerintah, kami menilai adanya kecurangan yang dilakukan oknum ASN, yakni absensinya diwakilkan kepada orang lain, sementara pegawai tersebut tidak datang ke kantor, itu merupakan perbuatan tidak terpuji,” ujar salah satu anggota Aksi, Abdul Muhaimin kepada Radar Bekasi, kemarin.

Abdul mengaku dirinya mempunyai cukup bukti ulah oknum ASN tersebut, yaitu sebuah video amatir yang diabadikan pihaknya, dimana seorang OB disalah satu dinas yang melakukan absesnis di tempat ASN melakukan absen fingerprint.

Menurut Abdul, kinerja ASN di lingkungan Pemkab Bekasi perlu diawasi dan dievaluasi. Kata dia, meski sudah diterapkannya sistem absen fingerprint, namun tidak membuat para ASN rajin ke kantor. Apalagi akhir-akhir ini banyak sekali pejabat maupun pegawai ASN yang jarang ada di kantor saat jam kerja.

Dijelaskan Abdul, modus yang dilakukan oleh para ASN yang menitip absen fingerprint melalui OB tersebut, menggunakan duplikat sidik jari yang terbuat silicon. Dari hasil observasi pihaknya, ada salah satu staf Badan Kepegawaian Daerah (BKD) memberikan kode tertentu demi kelancaran perbuatan curang untuk absensi yang diwakili.

”Kami berharap hal-hal perbuatan curang seperti ini harus diberantas, karena merupakan perbuatan tercela, dan menunjukkan moral ASN tersebut sangat tidak baik. Kan ASN itu abdi negara yang digaji menggunakan uang rakyat yang bekerja untuk melayani masyarakat,” sesalnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bekasi, Daris, mengaku telah mendapatkan informasi adanya beberapa oknum ASN yang melakukan kecurangan dalam hal absesnsi. Yakni ada sejumlah oknum ASN yang menitipkan absen kepada OB, baik saat kedatangan maupun pulangnya.

”Kalau informasinya sudah saya dapat, tapi untuk kebenarannya perlu dibuktikan. Oleh sebab itu, nanti kami akan klarifikasi dengan cara memanggil dinas terkait. Dan apabila hal itu memang benar adanya, maka para oknum ASN tersebut perlu diberi sanksi tegas. Karena perbuatannya sangatlah tidak bermoral,” tegasnya. (and)

Tags
Close