Berita Utama

Siapkan Sanksi Pelanggar Ganjil Genap

BEKASI SELATAN – Angkutan pribadi dengan nomor polisi ganjil tidak diperkenankan masuk ke dalam Gerbang Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur pada tanggal genap dan sebaliknya.

Jika tetap masuk Gerbang Tol Bekasi Timur dan Gerbang Tol Bekasi Barat arah Jakarta maka akan dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

Selain itu, kendaraan angkutan barang sumbu tiga atau lebih yang tetap masuk ke dalam Gerbang Tol ke arah Jakarta maupun Cikampek pada Pukul 06.00 – 09.00 juga dapat dikenakan sanksi yang sama jika tetap masuk.

Hal itu merujuk pada Pasal 287 ayat 1 Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang berisi bahwa Setiap pengendara yang melanggar rambu lalu lintas dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Royke Lumowa mengatakan, pihaknya mulai melakukan penindakan pada hari pertama diberlakukannya kedua kebijakan tersebut, Senin 12 Maret 2018 mendatang.

“Tanggal 12 sudah harus dilaksanakan dan aturannya sudah turun ya peraturan menteri sudah turun nanti sanksinya adalah tentu tilang, melanggar rambu. Rambu dilarang melintas,” katanya, (5/3).

Akan dipasang marka jalan dan rambu untuk memberikan informasi kepada pengendara agar tidak melanggar kebijakan tersebut.

Pihaknya akan berjaga di depan Gerbang Tol Bekasi Barat dan Bekasi untuk memastikan kendaraan pribadi yang masuk sesuai dengan kebijakan ganjil genap yang masuk di dua gerbang tol ke arah Jakara serta tidak ada lagi angkutan barang sumbu tiga atau lebih yang masuk atau keluar gerbang tol pada Pukul 06.00 sampai Pukul 09.00.

“Kalau sudah terlanjur masuk nanti ada U Turn kita buat, jadi sebelum masuk gerbang tapi sudah masuk jalur ada u turn bisa putar balik,” tandasnya.(neo)

Tags
Close