Olahraga

PSAWI Terkendala Persiapan Porda

Alat Hingga Akses Latihan

Radarbekasi.id – Persiapan menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII 2018, kini tengah dilakukan sebagian besar cabang olahraga (Cabor). Namun, apa jadinya bila latihan yang dilakukan tidak didukung oleh peralatan yang memadai.

Seperti Cabor Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PSAWI) Kabupaten Bekasi. Sampai saat ini, pihaknya masih menunggu spare part perahu Boat guna memaksimalkan latihan di Situ Cibeureum, Desa Lambangjaya, Kecamatan Tambun Selatan.

Bendahara umum PSAWI Kabupaten Bekasi, Firman Ubaidillah menyatakan, spare part perahu yang dipesan dari luar Indonesia, belum sampai. Jadi, untuk perahu penarik atlet untuk berselancar belum difungsikan maksimal.

Meski begitu, pengurus cabang (Pengcab) PSAWI mengklaim, kerusakan perahu tidak menghambat jalannya latihan bagi para atlet.

“Pelatcab (pemusatan latihan cabang) sudah kita laksanakan dari bulan Januari lalu. Untungnya, pelatih nasional PSAWI, Kabupaten Bekasi, Daut Wangka punya banyak akses, jadi atlet masih bisa menjalani latihan di Danau Sunter, Jakarta,” ujarnya saat ditemui di Kantor Komite Olahtaga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi, jalan Rawa Tembaga, Kecamatan Bekasi Selatan, Selasa (6/3).

Lebih lanjut, berbagai persoalan jelang Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII 2018 memang tengah dihadapi beberapa pengcab. Selain sewa tempat latihan, transportasi juga menjadi salah satu kendala PSAWI.

“Untuk Jadwal pelatcab dari KONI nanti, Insya Allah spare part sudah ada dan bisa memaksimalkan (alat) miliki pengcab lagi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dirinya juga sudah mulai melakukan pengecekan lokasi latihan di Situ Cibeureum. Hasil pantauan sementara, danau tersebut masih belum maksimal untuk digunakan karena air yang ada masih belum stabil.

Hal lainnya, kata dia, konsultasi dengan pihak grandwisata juga mulai dibahas. Karena, akses untuk menuju danau masih sulit. Terlebih, bila perahu boat dibawa, akses masuk ke situ Cibeurem masih sempit.

“Kita juga ada kendala di air danau yang kadang kadang surut. Belum lagi, gerbang yang ditutup pihak grandwisata, membuat pengangkutan perahu nanti akan tersendat, dan harus muter,” pungkasnya. (dan)

Tags
Close