Pendidikan

Siswa Mengeluh Server Lemot

Simulasi UNBK di SMKN 3 Kota Bekasi

Radarbekasi.id – Sejumlah siswa SMKN 3 Kota Bekasi, mengeluhkan lambatnya server saat try out Ujian Nasional berbasis Komputer (UNBK), kemarin. Kegiatan yang dilaksanakan sejak tnggal 5 hingga 7 Maret ini, juga diwarnai tidak tersedia soal UNBK Kejuruan yang berimbas pada pelaksanaan Gladi Bersih.

Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum SMKN 3 Kota Bekasi, Yuni saat ditemui di tengah pelaksanaan gladi bersih hari ke dua selasa kemarin mengatakan, akibat dari kendala tersebut menyebabkan kemoloran jadwal sekitar 80 menit. Namun menurut Yuni, keterlambatan ini sudah lebih baik dibandingkan dengan simulasi kedua yang mengalami keterlambatan hingga 3 jam.

“Kendala seperti biasa yaitu terjadi di hari pertama, kendala dialami karena server pusat belum bisa diakses. Server baru bisa diakses sekitar jam 8 lebih 17 menit yang seharusnya kita mulai dari jam 7, simulasi kedua malah kita mulai jam 10. Gladi bersih ini di jadwal 3 hari tapi di web tersedia hanya 2, matematika dan Bahasa inggris. Kejuruan tidak ada,” ujarnya.

Dia menuturkan, selama pelaksanaan simulasi sampai dengan gladi bersih pihaknya sudah mengantisipasi kendala yang mungkin dihadapi pada pelaksanaan UNBK, sehingga pihaknya menyiapkan 2 Laptop sebagai cadangan.

Pada pelaksanaan Simulasi sampai dengan UNBK nanti, SMKN 3 Kota Bekasi akan melaksanakan 3 sesi, masing-masing sesi diikuti oleh 60 peserta ujian dari total 521 siswa kelas XII. Meskipun begitu Yuni menjamin tidak ada kemungkinan terjadinya kecurangan pada pelaksanaan UNBK.

“Sampai dengan saat ini kendala yang harus diwaspadai adalah Klient yang mati, maka kita siapkan 2 Laptop di masing-masing ruangan untuk mengantisipasi hal tersebut karena kita punya banyak keterbatasan,” ujarnya.

Sementara itu siswi kelas XII Caroline saat ditemui usai melakukan gladi bersih mengaku, mengalami kesulitan dalam pelaksanaan gladi bersih UNBK mata pelajaran Bahasa Inggris pada hari kedua, yakni kesulitan dalam mengerjakan model soal listening, sedangkan untuk hari pertama pada mata pelajaran matematika cukup mudah untuk dikerjakan baginya.

“Lumayan sulit, tadi ada dua listening dan reading. Untuk listening yang agak sulit karena pengucapan ada yang gak jelas jadi agak sulit, tapi readingnya lumayan mudah. Kemarin matematika lumayan mudah karena sudah sering latihan,” tegas siswi yang tinggal di kawasan mutiara gading tersebut. (cr38)

Tags
Close