Politik

Panwaslu Minta Klarifikasi ASN

Radarbekasi.id – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bekasi berencana akan memanggil sejumlah ASN di lingkungan Pemkot Bekasi yang diduga berpihak kepada salah satu paslon. Menyusul adanya pemasangan display profile (DP) yang menjadi icon salah satu paslon.

’’Sementara ini baru satu yang akan kami panggil. Pemanggilan masih dalam bentuk klarifikasi,” ujar Ketua Panwaslu Kota Bekasi, Novita Ulya Hastuti, Rabu (7/3).

Novita menjelaskan, jika ASN yang diduga memihak salah satu paslon adalah memasang foto profil dalam aplikasi Whats App yang mana kata itu merupakan icon serangkaian kata salah satu paslon. “Kita juga akan memanggil pemangku jabatan di Pemkot Bekasi sebagai bentuk klarifikasi,” ujarnya.

Meski demikian, hasil klarifikasi akan dilaporkan Panwaslu Kota Bekasi ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk dikaji lebih dalam. Bila ada pelanggaran kode etik, lembaga tersebut akan mendelegasikan Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Bekasi, Ruddy Gandakusumah untuk menjatuhkan sanksi melalui surat perintah.

’’Jenis sanksi juga beragam dari ringan sampai terberat,” ujar dia.

Novita mengingatkan kepada para ASN agar bersikap netral, meski mereka memiliki hak suara dalam ajang Pilkada 2018. Hal ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010, tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Jangankan berkampanye aktif, memasang foto bersama salah satu paslon atau me-like (menyukai) postingan gambar/video dan sejenisnya di media sosial milik paslon. Itu ada indikasi keberpihakan,” ujarnya.

Munculnya anggapan terhadap sikap Panwaslu yang dinilai tebang pilih, Novita dengan tegas menyatakan bahwa anggapan soal lembaganya tebang pilih adalah salah sasaran. Sebab, selama ada laporan yang masuk, tetap akan ditindaklanjuti.

’’Bukan hanya Panwaslu saja yang selalu memantau di lapangan. Namun juga Panwascam. Karena itu, tidak sependapat jika ada anggapan bahwa Panwaslu pilih kasih dalam melakukan penindakan yang diduga pelanggaran,’’ tandasnya. (sar)

Related Articles

Back to top button