Cikarang

Bupati Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

Radarbekasi.id – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama unsur TNI dan Polri, melakukan aksi nyata dengan membersihkan aliran Sungai Citarum dan menanam bibit pohon untuk keindahan lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabuoaten Bekasi, Daryanto mengatakan,terlaksananya kegiatan tersebut merupakan bentuk dari implementasi adanya himbauan Presiden RI. Dimana Daerah Aliran Sungai (DAS) supaya dijaga dari tercemarnya limbah dan sampah sampah yang bisa terjadinya penyumbatan.

”Masalah sampah dan sungai tercemar limbah merupakan hal yang klasik, namun dalam hal ini tidak bisa dipungkiri. Karena meskipun pemerintah sudah melakukan upaya upaya tapi tidak ada peran masyarakat, maka semuanya akan sia-sia. Oleh sebab itu melalui momen peringatan HSPN ini, kami mengimbau masyarakat untuk peduli lingkungan hanya dengan melakukan hal sederhana tidak membuang sampah sembarangan dan tidak merusak lingkungan seperti menjaga pohon-pohon yang ada dilingkungan sekitar,” kata Daryanto, belum lama ini.

Kegiatan yang melibatkan ratusan orang dari Pemkab Bekasi dan jajaran Kodim 0509 dan Polres Metro Bekasi., tambah Daryanto, sebagai bentuk nyata bahwa pemerintah telah melakukan aksi nyata, sehingga dalam konteks untuk menciptakan lingkungan yang indah dan bersih masyarakat harus peduli.

Dirinya mengakui, dalam pelayanan tekait pengangkutan sampah dengan kurangnya armada. Namun demikian hal itu tidak bisa dijadikan alasan apabila masyarakat menjadi buang sampah sembarangan.

”Memang dari segi armada masih kurang, namun dalam hal ini kami berinovasi dengan membangun tempat pembuangan sementara atau terminal sampah. sehingga masyarakat bisa membuang kelokasi tersebut, dan kalau dilingkungan kami sudah aktifkan bank sampah dengan cara manfaatkan sampah untuk berinilai ekonomi,” ucapnya.

Di tempat sama, Kepala Bidang Kebersihan DLH, Dody Agus menjelaskan, dalam kegiatan HSPN pihaknya menurunkan 250 orang yang teridir dari pegawai DLH dan unsur Kodim 0509 dan Polres Metro Bekasi, serta menebar bibit pohon sebanyak 5400, dan menyediakan armada untuk mengangkut sampah yang sudah dibersihkan dari Das Sungai Citarum.

”Pada peringatan HSPN ini, masyarakat bisa berperan menjadi sungai Citarum. Sebab didekat sungai Citarum sudah kami buatkan TPS, sehingga masyarakat bisa membuang disana yang nantinya akan diambil oleh petugas menggunakan armada. Jadi sampah bisa terkelola dengan baik meskipun armada terbatas,” bebernya.

Bupati Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan
TANAM POHON: Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin melakukan penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). HUMAS/RADAR BEKASI

Sementara itu, Bupati Bekasi, Neneng Hasana Yasin berjanji pihaknya (Pemkab Bekasi) akan terus mengkampanyekan serta mengajak peran masyarakat dalam menjaga lingkungan yang asri dan bersih. Yakni melalui kegiatan penanaman sejuta pohon sukun yang diprakarsai oleh Kodim 0509, di Situ Abidin, Minggu (11/3).

Neneng juga menyampaikan rasa terima kasih atas pelaksanaan kegiatan tersebut, terutama kepada Kodim 0509/Bks serta Polres Metro Bekasi dan masyarakat yang telah berperan mencitai lingkungan khususnya di Kabupaten Bekasi.

”Situ Abidin ini sangat cocok ditanami sejuta pohon, sehingga kegersangan bisa berubah menjadi teduh dan hijau dengan banyaknya pepohonan. Dan setelah ditanamkan pohon, ke depannya semua pihak harus menjaganya hingga pohon tersebut bisa tumbuh dan bermanfaat untuk kepentingan masyarakat. Karena menanam itu sangat mudah, namun menjaga pohon bisa tumbuh dan berkembang tentunya butuh perjuangan,” tegasnya.

Ditambahkan Neneng, dipilihnya Situ Abidin, Kecamatan Bojongmangu, karena pemerintah daerah merencanakan kawasan tersebut sebagai destinasi yang menjadi tempat refresing bagi masyarakat. Baik warga Bekasi, luar Bekasi dan mancanegara.

”Tahun ini kami sudah anggarankan untuk merevitalisasi Situ Abidin sebagai destinas wisata, sehingga bisa menjadi salah satu tempat wisata yang bisa diunggulkan dan semakin dikenal baik secara nasional dan internasional,” tutur Neneng.

Dan diwaktu yang sama Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama jajaran TNI dan Polri mendeklarasikan melawan Hoax, sehingga seluruh steakholder dan masyarakat terus berperan melawan hoax demi kondusifitas kehidupan masyarakat yang aman dan nyaman. (and/adv)

Related Articles

Back to top button