Cikarang

Keluarkan Izin Kafe, Polisi Bakal Periksa Camat Tamsel

Radarbekasi.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi Kabupaten mengamankan lima wanita pekerja cafe dari salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di Kecamatan Tambun Selatan. Selain itu, polisi juga mengamankan sebanyak 200 botol minuman keras (miras) dari berbagai merek.

Razia narkoba ini dilakukan di tiga lokasi, yakni di Cafe Yao, Athena dan The King Tambun Selatan, Minggu (11/3/2018) dini hari.

Lima perempuan pekerja kafe yang diamankan lantaran saat terjaring razia tidak bisa menunjukkan identitas diri. Dua dari lima perempuan tersebut juga diketahui masih di bawah umur.

Razia yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Metro Bekasi, AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetyo ini, ternyata juga menemukan persoalan lain, yaitu masalah izin usaha kafe. Pasalnya, dari tiga kafe yang didatangi, seluruhnya tidak memiliki izin dari Dinas Pariwisata.

“Kami juga memertanyakan izin usaha kafe tersebut. Dari tiga kafe yang diperiksa tidak ada izin dari Dinas Pariwisata, hanya ada satu dari Kecamatan Tambun Selatan (Tamsel), yakni izin domisili,” tuturnya.

“Izin itu hanya diberikan oleh camat. Dan itu tidak boleh, karena melanggar ketentuan yang berlaku. Diharapkan nanti pada pak camat ini di wilayah Polrestro Bekasi dilarang untuk mengeluarkan izin untuk THM. Kan sudah ada dinas terkait yang menmbidangi izin untuk THM, yaitu Dinas Pariwisata. Berarti dia (camat,red) sudah melampaui kewenangannya,” sesal Fanani.

Sebagai tindak lanjut, kata Fanani, pihaknya akan memanggil camat yang mengeluarkan izin tersebut. Karena apa yang sudah dilakukan camat dianggap ‘overlaping’.

“Jangan sampai camat bermain di sini, sementara Pemerintah Daerah (Pemda) tidak tahu,” tukas Fanani.

Adapun sanksi yang diberikan terhadap persoalan izin ini, tambah Fanani, yakni bisa dikenakan pasal 263 KUHP, yaitu pemalsuan dokumen negara.

“Nanti kami akan periksa dan dalami yang menandatangani izin domisili kafe tersebut. Apalagi, ini bukan camat aslinya. Manajer kafe juga kami bawa untuk diperiksa,” terang Fanani.

Dari hasil razia tersebut, polisi tidak mendapati narkoba maupun pengunjung kafe yang mengkonsumsi narkoba.

“Dalam razia ini tidak ditemukan pekerja maupun pengunjung yang mengonsumsi narkoba,” pungkas Fanani. (pra)

Related Articles

Back to top button