BEKACITIZEN

Kota Bekasi Menuju 2023

Oleh: H Asep Saputra

Radarbekasi.id – Titik-titik bencana banjir mulai berkurang. Di kawasan Perumahan IKIP, Galaxy, Pengasinan, Vila Indah Permai, dan beberapa titik-titik banjir besar lainnya mulai lebih baik.

Di sektor kesehatan, masyarakat Bekasi telah mendapatkan pelayanan kesehatan secara cuma-cuma. Kartu Sehat Bekasi telah memfasilitasi ribuan masyarakat dengan keluhan penyakit yang tak terbatas. Masyarakat difasilitasi di berbagai rumah sakit ekslusif baik di Bekasi sendiri, maupun di luar Bekasi. Lalu empat Puskemas sudah bertransformasi menjadi RSUD Type D. Keempat RSUD tersebut terdapat di Telukpucung, Pondokgede, Bantargebang, dan Jatisampurna. Termasuk tambahan pembangunan tiga blok baru untuk pelayanan paru, jantung, dan sebagainya.

Pembenahan infrastruktur juga terus dilakukan. Proyek-proyek peremajaan jalur pedestrian dan taman-taman kota, mulai dari jalur utama di Jalan Ahmad Yani, hingga ke jalur-jalur alternatif lainnya di berbagai kecamatan terus dibangun. Roadmap pembangunan infrastruktur ini akan terus dilanjutkan, termasuk dalam hal dukungan penyediaan rumah layak huni dengan skema tertentu.

Reformasi birokrasi sudah berjalan dengan sangat baik. Di tatanan pengembangan masyarakat, penempatan petugas melekat di setiap RW dilakukan untuk memudahkan pengurusan identitas masyarakat. Begitu juga dengan perizinan investasi dan usaha kemasyarakatan. Tak ada yang dipersulit. Bahkan baru-baru ini Mall Pelayanan Publik telah disediakan di Bekasi Junction. Tujuannya tak lain adalah untuk memudahkan masyarakat.

Yang paling utama, upaya pemenuhan kesejahteraan terus dilakukan secara berkelanjutan. Para aparatur sipil negara telah difasilitasi untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik secara financial. Semangat berbagi kesejahteraan juga terus dilakukan hingga ke grass root. Para pengurus RT, RW, Kader Posyandu, Linmas, Marbot Masjid, dan lain sebagainya juga telah menerima insentif khusus untuk menopang kinerjanya.

Dalam konteks yang lebih umum, penyediaan 64 ribu lebih lapangan kerja juga sudah dipenuhi dengan stabilnya sektor industry makro dan kreatif baik dalam skala kecil (sarana UKM), maupun di sektor besar dengan meningkatnya pusat-pusat perbelanjaan yang menampung ribuan tenaga kerja.

Upaya pemenuhan misi-misi pembangunan di Kota Bekasi juga dilakukan sebagaimana mestinya. Dengan pendekatan terbuka, transparan, dan akuntabel. Sejauh ini, Kota Bekasi masih termasuk dalam kategori daerah dengan pengelolaan anggaran yang cukup baik. Setiap tahun Bekasi mendapatkan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian. Kementerian Aparatur Negara pada 2017 juga menempatkan Kota Bekasi sebagai daerah dengan predikat B atau baik.

Hal-hal lainnya yang menjadi daya tarik sendiri, di tengah-tengah kondisi sosial politik Indonesia yang tensinya tinggi, nilai-nilai kerukunan beragama di Kota Bekasi sangat menjanjikan. Kota Bekasi telah menunjukkan konsistensinya merawat keragaman. Bahkan Kampung Sawah telah didorong oleh Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa sebagai kawasan percontohan kerukunan umat beragama. Satu kemajuan yang perlu kita rawat bersama.
Bekasi Maju dan Sejahtera 2023

Yang sudah terlaksana pada periode sebelumnya barulah pondasi pembangunan. Sebagai warga Bekasi, saya kira kita patut memberikan apresiasi. Rahmat Effendi sebagai wali kota telah menunjukkan keseriusannya untuk membenahi wajah Kota Bekasi saat ini. Saya melihat lebih jauh. Sebagai praktisi dan politisi, saya mencoba memahami cara pikir seorang Rahmat Effendi. Setidak-tidaknya, Rahmat Effendi sedang menyiapkan perubahan besar untuk wajah Bekasi baru di tahun 2023. Bagaimana kita mendeskripsian wujud Bekasi 2023?

D. Hahlweg (1997), seorang ahli tata kota melakukan kajian ilmiah mendalam perihal kota layak huni. Bagi Hahlweg, sebuah kota baru disebut layak huni bilamana kota tersebut benar-benar bisa memfasilitasi segala kebutuhan masyarakatnya melalui akses yang mudah dan memadai.

Oleh ikatan ahli planologi Indonesia, kajian Hahlweg salah satunya diterjemahkan ke dalam beberapa indicator. Sedikitnya ada delapan indicator penting yakni pengembangan infrastruktur kota, kualitas lingkungan, aksessibilitas dan kualitas transportasi, Fasilitas Kesehatan, pendidikan, dan peribadatan, peningkatan ekonomi warga, peningkatan kualitas kehidupan social, dan yang terakhir adalah tegaknya profesionalisme birokrasi yang dapat memberikan kepastian pembangunan.

Baiklah, delapan kriteria itu cukup. Kita tak perlu mengkaji teori-teori pengembangan kota lainnya. Inilah pijakan Kota Bekasi 2023 dengan catatan selama ini pondasi Bekasi 2023 sudah dibangun secara bertahap dan tepat sasaran. Imaginasi wajah Bekasi 2023 telah disusun dalam kerangka program pembangunan Bekasi jangka panjang melalui visi pembangunan Bekasi yang cerdas, kreatif, maju, sejahtera, dan ihsan oleh seorang Rahmat Effendi.

Lebih tepatnya, Kota Bekasi 2023 yang cerdas berkorelasi dengan kriteria profesionalisme birokrasi. Bagaimana pemerintahan Rahmat Effendi berkomitmen membangun tim aparatur pemerintah dengan kerja-kerja yang efisien, inovatif, dan kompetitif untuk melayani warga.

Bagaimana pula makna Bekasi Kota Kreatif, Maju, dan Sejahtera? Tiga frasa visi tersebut merujuk pada kajian kota layak huni dari sisi lingkungan, infrastruktur dan ekonomi. Wajah Bekasi 2023 adalah dimana ekonomi masyarakat meningkat dengan baik, dan tentunya dapat memenuhi kebutuhannyan tidak saja dalam konteks primer. Melainkan termasuk kebutuhan tambahan lainnya dengan ketersediaan infrastruktur yang baik dan memadai.

Roadmap infrastruktur sudah dibangun, termasuk dalam hal penyediaan transportasi yang mudah dan murah. Upaya pemenuhan kemajuan di sektor tersebut akan menjadi pekerjaan rumah Rahmat Effendi di periode berikutnya.

Yang paling pasti, semua lapisan masyarakat berharap Bekasi benar-benar menjadi Kota Ihsan. Kota metropolitan, namun hidup dengan ragam budaya dan adat. Yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan rasa memiliki satu sama lainnya. Kota Ihsan ini tidak saja merujuk pada kriteria kehidupan sosial yang lebih baik. Lebih daripada itu termasuk peningkatan nilai-nilai ketaqwaan kepada Tuhan yang maha kuasa dengan ragam agamanya.

Singkat cerita, wajah Bekasi 2023 merupakan pemerataan pembangunan di semua sektor pembangunan berbasis kota layak hidup mulai dari kelurahan sampai ke kota. Yakni dari seluruh lingkungan di Pondokgede, Pondokmelati hingga ke Jatisampurna. Dari Mustikajaya, Bantargebang sampai ke Rawalumbu. Dari Jatiasih hingga ke Selatan Bekasi. Dari Utara hingga ke Timur Bekasi, begitu juga dari Barat hingga ke Medansatria.

Masyarakat Bekasi 2023 adalah komunitas masyarakat yang akan hidup dalam damai, nyaman, sejahtera, dan bahagia lahir serta batin karena telah terpenuhi semua kebutuhan-kebutuhannya. Maka, menjadi keharusan dan sangat penting melanjutkan pembangunan di Kota Patriot tercinta ini sesuai pondasi atau road map yang telah dibangun.

(*/Penulis Ketua DPD Nasdem Kota Bekasi)

Related Articles

Back to top button