Olahraga

BK Tinju Kabupaten Minim Persiapan

Radarbekasi.id –  Jadwal yang tidak menentu hingga kabar pelaksanaan Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII 2018, membuat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Bekasi kecewa.

Pasalnya, dengan persiapan minim, mereka gagal meraih hasil maksimal pada ajang babak kualifikasi.

Sekretaris Umum Pertina, Kabupaten Bekasi, Dedi Kusmana mengakui, bahwa pihaknya belum memenuhi target di BK. Kabupaten Bekasi meraih satu medali emas dua perak dan tiga perunggu.

“Yoi, sebenernya tiga target (medali emas). Kita tidak bisa maksimal karena persiapan atlet dengan adanya dua kali pengunduran jadwal dari rencana penyelenggaran di akhir tahun 2017 hingga terealisasi 2018,” ujarnya pada Radar Bekasi, Minggu (11/3).

Lanjut Dedi panitia juga tidak maksimal dalam persiapan. Ia mencontohkan, penyelenggaraan pertandingan yang harusnya sudah dengan komputer sistem akhirnya, dilaksanakan dengan sistem manual.

“Ketua pengprov pertina Ibu Sumiati Eneng pun tidak tampak hadir dari awal pembukaan sampai dengan penutupan,” lanjutnya.

Ketudak hadiran ketua Pengpropv ini menjadi bahan pertanyaan sebagian besar pengkab pengkot, di tambah lagi dengan piagam para juara tidak di tandatangani oleh ketua pengprov tapi di tanda tangani oleh wakil ketua satu.

“Padahal ini agenda pengprov, karena tidak ada rekomendasi dari KONI (Komite Olehraha Nasional Indonesia) Jawa Barat. Ada apa dengan Ibu Sumiati Eneng sebagai ketua pengprov,” ujarnya

“Yang lolos delapan besar putra kelas 52 Sandro Nyong dan kelas 69 Rudi Kamaludin,”pungkasnya yang akan mengevaluasi tim (dan)

Related Articles

Back to top button