Pendidikan

Diduga Ada Pungli UNBK

Radarbekasi.id –  Sejumlah orang tua kelas IX SMPN 1 Cikarang Barat, mengeluhkan adanya biaya tambahan untuk pelaksanaan Ujian Nasional berbasis Komputer (UNBK) tahun ini. Padahal sesuai aturan, pelaksanaan UNBN tanpa dipungut biaya.

Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Penelitian dan Pengembangan Pemerintah Daerah (LP3D) Kabupaten Bekasi Tedy Kurnia mengatakan, bahwa munculnya kasus dugaan pungutan liar (pungli) pada SMPN 1 Cikarang Barat ini akan ditindak lanjuti ke pihak berwajib.

Dia mengaku, sudah mendapatkan laporan dari beberapa orang tua siswa adanya dugaan Pungli di seolah ini,”Kami dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan Pemerintah Daerah Bekasi akan menindaklanjuti kasus ini (dugaan pungli, red). Adanya dugaan pungutan liar yang dilakukan diduga oleh oknum sekolah SMPN 1 Cibkarang Barat,” jelas Tedy.

Padahal dalam melangsungkan UNBK, lanjut Tedy, pihak sekolah sudah diberikan anggaran untuk pelaksanaan nya oleh pemerintah pusat. Siswa pun secara gratis bisa melangsungkan UNBK secara bersamaan tanpa ada pungutan dari pihak sekolah.

“Adanya informasi dari orang tua murid dipungut untuk biaya UNBK. Harusnya UNBK udah dibayarin pemerintah, kok ini bayar, Ada apa ini?,” geram Tedy dengan heran.

Sementara itu, pihak sekolah sendiri enggan berkomentar banyak terkait munculnya dugaan kasus pungli tentang pelaksanaan UNBK ini.Salah seorang guru mengatakan,pihak sekolah tak pernah meminta biaya untuk pelaksanaan UNBK ke para orang tua murid.

“Nggak pernah kita minta biaya terkait pelaksanaan UNBK. Udah besok lagi aja kesini ketemu kepala sekolahnya,” singkat nya dengan sigap langsung pergi tergesa-gesa. (cr37)

Related Articles

Back to top button