Pendidikan

Pantau Kehadiran Siswa Lewat Edutech

Radarbekasi.id –  Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Bekasi, memiiki cara tersendiri untuk mengasai anak didiknya. Salah satu cara yang dilakukan untuk memantau kehadiran siswa dengan memanfaatkan fingerprint. Dengan cara ini juga, orang tua siswa bisa mengetahui keberadaan siswa di sekolah.

Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan MAN 1 Kota Bekasi Ninik saat ditemui disekolahnya mengatakan, MAN 1 menggunakan aplikasi edutech untuk menginformasikan kehadiran siswa setiap hari yang bisa langsung diakses oleh orang tua guna mengontrol kehadiran anak mereka disekolah. Aplikasi edutech ini selain menginformasikan kehadiran siswa juga dipakai untuk menginformasikan nilai pada setiap mata pelajaran yang di ikuti oleh anak-anaknya.

“Kita punya edutech, itu adalah technologi informasi yang dipakai untuk orang tua dan kita untuk menginformasikan kehadiran siswa. Kita pun punya aplikasi edutech untuk kehadiran inormasi siswa serta nilai. Didalamnya ada beberapa aplikasi diantaranya nilai yang akan diisi oleh kita untuk dimasukkan kedalam server akan dikirim ke orang tua siswa, jadi finger print pun sudah terakomodir kesinim,” ujarnya.

Ninik mengaku,aplikasi edutech ini baru diluncurkan tahun ini dan saat ini masih dalam masa percobaan. Ide ini berawal dari kepala sekolah MAN 1 yang berinisiasi menggunakan kecanggihan teknologi dalam mengontrol siswa serta pemberitahuan kepada orang tua siswa.

“Ini kebijakan dari kita, ini baru uji coba belum lounching. Pak kepala ada ide sekarang penggunaan teknologi canggih komunikasi apapun dengan orang tua tidak usah lagi pakai surat dengan hanphone kita bisa memberitahu kegiatan apapun disekolah,” ujarnya.

Para orang tua diwajibkan untuk mendownload dan mengganti password untuk diakses sendiri sehingga mengurangi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi diantaranya siswa menggunakannya sendiri tanpa memberitahukankepada orang tua.

“Orang tua harus down load dan mereka bisa rubah. Kita menyerahkan data untuk password lalu orang tua bisa menggantinya. Karena takut nanti dipakai oleh anak tidak diberitahukan ke orang tua,” tegas wakil kepala sekolah bidang kesiswaan MAN 1 tersebut. (cr38)

Related Articles

Back to top button