Life StyleShopping

Permintaan Barang Elektronik Cenderung Meningkat

Radarekasi.id – Produk elektronik menempati urutan kedua setelah fesyen barang yang paling dicari di situs belanja daring (online) Shopee. Hal itu disampaikan oleh Director of Shopee Indonesia, Christin Djuarto, dalam acara tren belanja elektronik via daring, kemarin.

Menurut Christin, pada 2017 pembelian produk elektronik melalui Shopee mengalami peningkatan cukup drastis sampai dengan puluhan kali lipat dibanding tahun sebelumnya. “Shopee mencatat peningkatan lebih dari 25 kali lipat untuk total transaksi produk elektronik dibanding awal tahun 2016,” beber Christin, kemarin.

Ia menjelaskan, beberapa temuan dari Shopee terkait dengan kebiasaan belanja produk elektronik masyarakat. Sekitar 60 persen pembelian elektronik di Shopee dilakukan oleh pria, dengan produk yang paling diminati adalah gawai (handphone), peralatan gaming, speaker, dan CCTV. Sementara produk yang paling sering dibeli oleh kalangan wanita adalah produk aksesoris gawai, mesin jahit, mouse, dan polaroid.

Lebih lanjut, pihaknya menilai bahwa pembelian produk elektronik sudah merata di seluruh daerah di Indonesia, hanya saja Pulau Jawa masih menyumbang mayoritas pembelian. Beberapa hal yang paling banyak di cari di Shopee adalah kipas angin, power bank, laptop, hp murah, dan lampu. Selain itu, keywords dengan pencarian tertinggi untuk brand mencakupi Xiaomi, Samsung, OPPO, Vivo, dan Sony.
“Yang paling banyak dicari adalah gawai. Terutama yang berada dikisaran harga Rp1,5 juta,” terangnya.
Shopee menilai bahwa tren pembelian elektronik secara online akan terus berkembang. Hal ini disebabkan oleh banyaknya jenis produk yang tersedia secara daring.

“Kemudahan cara berbelanja dan banyaknya promo juga menjadi faktor berkembangnya pembeloan elektronik secara daring,” tukasnya.

Sementara itu, pemerhati e-commerce, Kun Arief Cahyantoro mengakui, kepercayaan masyarakat terhadap belanja daring di kategori elektronik sudah semakin meningkat. Hal ini juga disebabkan oleh berbagai upaya untuk mewujudkan ekosistem belanja online yang positif dari berbagai pihak terkait.
“Tentunya sebagai penyedia platform e-commerce harus lebih memahami kebutuhan dan referensi belanja daring penggunanya, sehingga dapat memberikan pengalaman belanja daring yang terbaik,” sarannya. (oke)

Related Articles

Back to top button