Metropolis

Warga Dihantui Telur Plastik

Radarbekasi.id –  Setelah santer berderarnya beras palsu terbuat dari plastik disejumlah wilayah beberapa waktu lalu, kini muncul hal serupa di bahan pangan telur.

Ya, warga di Kampung Rengasbandung, RT02/02, Desa Waringin Jaya, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, dihebohkan dengan beredarnya kabar telur plastik yang dijual di salah satu warung di desa tersebut.

Mahpudin, Warga RT01/05, Desa Waringin Jaya, Kecamatan Kedungwaringin mengaku, belum lama ini menemukan telur pelastik. “Pertama Ibu Sanitiani. Dia merasa dirugikan dengan adanya kejadian ini.Karena setelah Ibu sanitiani membeli telur dari Ibu Ade di RT 02/02, di buka isinya kaya plastik, agak kenyal dan melar setelah dibuka juga tidak bau amis dan dilapisi plastik,” kata Mahpudin kepada Radar Bekasi .

Dia mengaku menyaksikan bentuk telur pelastik. Dia menyayangkan, karena lagi-lagi masyarakat dimunculkan dengan kabar yang membuat resah para masyarakat. Padahal, menurutnya, telur sendiri menjadi salahsatu bahan makanan yang pokok sehari-harinya.

“Setelah kita dulu dihebohkan dengan isu beras plastik, eh sekarang ada lagi telur plastik. Nggak tau ini gimana masukinnya kalau telur plastik ini. Setelah kita lihat langsung pas Ibu Sanitiani mecahin telor yang ke tiga, itu isinya pkastik. Nggak bau soalnya,” tambah Mahpudin.

Sementara itu, sang penjual telur, A, mengaku tidak mengetahui bahwa tekur yang ia jual merupakan telurplastik. Karena dirinya hanya menerima pasokan dari agen saja.

“Saya juga nggak tau itu isinya kaya plastik. Tiba-tiba waktu ituada orang yang komplen ke saya kalau telur yang beli di saya itu boongan, karena isinya kaya pake plastik. Dia bilangnya nggak bau amis,” tangkal A saat ditemui Radar Bekasi.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi, Anwar Saleh mendesak agar pihak terkait segera mengusut isu yang meresahkan warga itu. Karena, jika tidak dibuktikan kebenarannya akan timbul keresahan-keresahan yang semakin parah.

“Lapor aja. Minta Dinas Kesehatan KAbupaten Bekasi dan Badan Pengawas Obat dan Makanan untuk) sidak pasar. Biar tidak semakin meresahkan warga,” tutupnya. (cr37)

Related Articles

Back to top button