Cikarang

Penertiban Bangli Tanpa Perlawanan

Radabekasi.id – Sebanyak 40 Bangunan Liar (Bangli) yang bediri di Jalan Raya Teuku Umar, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi, Jumat (16/3). Bangli tersebut ditertibkan karena dianggap melanggar Peraturan Daerah Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan (Perda K3).

Puluhan bangli yang berdiri tepat di depan Gedung Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi ini, diratakan menggunakan satu unit alat berat (eskavator). Tidak ada penolakan dari pemilik Bangli saat alat berat menghancurkan bangunan-bangunan tersebut.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi, Hudaya menjelaskan, penertiban Bangli itu berdasarkan rekomendasi Dinas Damkar. Selain itu, keberadaan Bangli juga melanggar Perda tentang K3.

“Iya banyak sekali pedagang-pedagang kaki lima yang tidak sesuai dengan Perda K3. Dari pihak Damkar sudah berupaya secara persuasif melakukan komunikasi, tapi karena keterbatasan kewenangan, sehingga merekomendasikan ke Satpol PP,” ujarnya.

Lanjut Hudaya, pada penertiban itu tidak terjadi perlawanan, karena mereka menyadari hal tersebut melanggar K3. Kendati ada juga sedikit yang membandel, namun pada akhirnya mau ditertibkan.
Lahan seluas sekitar 500 meter yang kini sudah ditertibkan Satpol PP itu, rencananya akan dibangun taman. Karena jika dibiarkan, dikhawatirkan bangli akan kembali muncul di lahan tersebut.

“Inilah yang menjadi persoalan bagi kami. Ke depan kami akan berkoordinasi secara berkesinambungan dengan dinas terkait, setelah penertiban ini. Jadi jangan sampai setelah ditertibkan tapi dibiarkan begitu saja,” harapnya.

“Kami akan lakukan penertiban, tapi dengan syarat setelah ditertibkan harus dibuat taman. Sehingga pekerjaan kami tidak sia-sia. Saya juga sudah sampaikan itu ke kepala Dinas Damkar,” beber Hudaya.
Penertiban bangli ini melibatkan 100 personel Satpol PP, 55 personel kepolisian dan 35 personel TNI, dan kebersihan 25 orang. Penertiban ini tidak mendapat perlawanan dari pemilik Bangli. Karena sebelumnya mereka sudah diberikan peringatan sebanyak tiga kali. (pra)

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button