BisnisLife StyleProduk

Philips Lighting Berubah Nama

Radarbekasi.id – Philips Lighting, pemimpin dunia di bidang pencahayaan, mengumumkan rencana untuk mengubah nama perusahaan dari Philips Lighting menjadi Signify.

Pemilihan nama baru perusahaan berasal dari fakta bahwa cahaya telah menjadi sebuah bahasa intelektual, yang menghubungkan dan menyampaikan makna.

Perusahaan akan tetap menggunakan merek Philips, merek pencahayaan paling terpercaya di dunia, di bawah perjanjian lisensi dengan Royal Philips.

“Kami sangat antusias dapat mengumumkan nama baru perusahaan sebagai langkah berikut dalam perjalanan transformasi kami,” ujar CEO Philips Lighting, Eric Rondolat, kemarin.

Menurutnya, nama baru perusahaan tersebut mencerminkan dengan jelas visi strategi perusahaan dan sebuah peluang menakjubkan baginya untuk memperkenalkan tampilan dan rasa korporasi baru yang unik milik kami sendiri dan akan lebih lanjut menjadi pemersatu bagi 32.000 karyawan kami.

“Di waktu yang sama, kami tetap bangga untuk terus menggunakan merek Philips,” tuturnya.

Dijelaskan Eric, asal muasal Philips Lighting berawal lebih dari 125 tahun lalu saat bisnis ini didirikan oleh Frederik dan Gerard Philips pada tahun 1891 di kota Eindhoven, Belanda.

Di sepanjang sejarahnya, perusahaan telah menjadi yang terdepan dalam banyak kemajuan besar yang terjadi dalam industri pencahayaan. Sekarang Philips Lighting memimpin industri global dalam bidang pencahayaan konvensional, LED dan pencahayaan terkoneksi, dengan jaringan pencahayaan terkoneksi terbesar di dunia.

Lanjut dia, nama baru perusahaan ini memenuhi persyaratan kontraktual perusahaan di bawah perjanjian lisensi nama perusahaan dengan Royal Philips, yang mengharuskan perusahaan untuk melakukan perubahan kurang dari 18 bulan setelah Royal Philips tidak lagi menjadi pemegang saham mayoritas.

“Sehubungan dengan perubahan nama perusahaan, sebuah proposal untuk mengubah Anggaran Dasar Philips Lighting N.V akan diajukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang akan diselenggarakan pada 15 Mei 2018,” tegas Eric. (oke)

Related Articles

Back to top button