Life Style

Darmawangsa Residence Diuntungkan Pembangunan Infrastruktur

Radarbekasi.id – Pembangunan infrastruktur yang mengarah ke Bekasi turut mengairahkan bisnis properti di wilayah setempat sejak kuartal kedua 2017. Hal itu diakui salah satu pengembang properti Darmawangsa Residence Bekasi.

Manajer Marketing Darmawangsa Residence Bekasi, Albert Permana mengungkapkan, pembangunan infrastruktur secara masif oleh pemerintah, menjadikan akses ke Bekasi semakin mudah. Kondisi tersebut membuat kawasan hunian semakin menarik.

“Naiknya permintaan perumahan segmen menengah atas di Bekasi sejak semester II tahun 2017, juga dirasakan Darmawangsa Residence yang sukses menjual klaster eksklusif Singosari, rumah 2 lantai, di mana dalam tahap pertama telah sold out 95 persen dari total 155 unit,” kata Albert.
Lanjut Albert, dengan luas lahan lima hektare, di Klaster Singosari akan dibangun sekitar 450 unit rumah. Konsumen yang melalukan pembelian hunian ini didominasi oleh pembeli pertama untuk tempat tinggal mereka.

“Mayoritas pembeli kami end-user, begitu bangunan selesai dan diserah terimakan, kebanyakan mereka langsung menghuni. Terbukti di penjualan tahap satu, sudah mulai banyak dihuni. Karena itu kami sangat ketat dengan jadwal pembangunannya. Banyak konsumen ingin cepat selesai dan tinggal,” ujarnya.
Albert menambahkan, dari segi teritori, wilayah Darmawangsa Residence memang masuk wilayah Kabupaten Bekasi. Namun lokasinya dekat dengan Bekasi Utara, sehingga sangat dekat ke Kota Bekasi, Summarecon Bekasi, Stasiun Bekasi, dan Bekasi Timur. Tidak jauh dari perbatasan Kota Bekasi, hanya kurang lebih 1,5 km.

“Makanya proyek kami dapat bersaing dengan proyek-proyek besar yang sudah existing di Kota Bekasi,” terangnya.

Selain Klaster Singosari, di Darmawangsa Residence Alsa juga memasarkan rumah tipe 36/60 (LB/LT) di Klaster Kedaton untuk kelas menengah. Meski rumah tipe mungil, namun speknya menggunakan double dinding.

Area komersial pertokoan, lanjut Albert, juga sedang dikembangkan. Setidaknya sudah tiga blok terdiri dari 13 unit ruko yang sudah terjual dan beroperasi. Selebihnya masih ada tujuh blok lagi yang sedang dan akan dipasarkan, yang semua berada di Jalan Boulevard Darmawangsa Residence.
“Kebutuhan akan area komersial ini sudah sangat mendesak, mengingat jumlah penghuni dari empat klaster yang sudah terbangun mencapai 2.200 KK (kepala keluarga) atau 8.800 jiwa,” pungkasnya. (oke)

Close