Olahraga

Menengok Pelatcab Panahan Kabupaten Bekasi

Berbagi Venue dengan Sepakbola, Dorong Pemenuhan Fasilitas Khusus

Radarbekasi.id – Menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII 2018 peningkatan latihan sudah mulai dijalankan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Bekasi. Meskipun, dalam pelaksanaannya, mereka masih harus berbagi dengan cabang olahraga sepakbola. Hal itu sempat dikeluhkan pengcab dan meminta agar cabor bisa difasilitasi sarana dan prasarana latihan dengan venue khusus.

Olahraga terukur dengan pangkal busur panah mulai di gandrungi di Kabupaten Bekasi. Namun untuk pengembangan cabor tersebut beberapa kendala masih dirasakan.

Terkait venue khusus, belum mereka miliki sehingga mereka harus menjalani latihan bersama dengan cabor lain. Padahal kondisi itu dapat mengganggu konsentrasi atlet.

Cabor panahan kabupaten bekasi saat ini masih menjalani latihan di stadion mini, Kecamatan Cikarang Timur.

Olahraga yang terbilang cukup mahal ini, memang memerlukan keterampilan khusus. Karena, setiap atlet perlu ekstra konstrentasi dalam meluncurkan busurnya.

Sekretaris Umum Perpani Kabupaten Bekasi, Suheriyanto menuturkan, dalam olahraga panahan kemungkinan terjadinya kesalahan saat melepaskan busur sangatlah kecil.

“Kemungkinan meleset sangat kecil, hanya sekian persen saja. Busur sudah pasti nancap di papan,” ungkapnya.

Meski demikian, dirinya tidak menampikan bahwa sebagian besar warga menghawatirkan terjadinya kesalahan. Ia menegasakan, adanya ketakutan tersebut dianggap wajar, namun perlu dipahami, dalam menjalani setiap latihan, peralatan yang digunakan sudah sangat sempurna.

“Banyak kok anak- anak yang berada dekat. Bahkan, sampai masuk ke pembatas. itu tidak jadi soal, karena atlet juga sudah matang dan bisa mengarahkan busurnya dengan tepat,” bebernya.

Dalam latihan yang saat dijalani, kata dia, beberapa kali ada sejumlah pemain sepak bola ketakutan. Setelah diberikan pemahaman, setiap pemain sepak bola sudah terbiasa dengan berbagi lapangan di stadion mini cikarang tersebut.

“Sempat ada yang komplain, tapi setelah diberikan pemahaman, tidak ada persoalan lagi,” lanjutnya.

Lebih lanjut, kata dia, dalam memaksimalkan latihan pihaknya juga berharap agar ada perhatian khusus dari pihak pemerintah daerah. Sehingga, cabor panahan bisa terus berkembang dan menghasilkan banyak atlet profesional.

“Terlebih kita saat ini akan menghadapi Porda (Pekan Olahraga Daerah) XIII Jawa Barat. dan soal inipun sudah disampaikan pada Koni (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kabupaten Bekasi,” tuturnya.

Lanjut Suheriyanto, dalam mencapai target medali, semua perlu dukungan dari semua pihak terutama kaitan dengan sarana prasarana selama pemusatan latihan cabang (pelatcab) sampai dengan masa pertandingan.

“Insya allah perpani kabupaten bekasi tetap optimis untuk meraih tiga emas, dan itu sudah menjadi komitmen tim kami untuk mendukung tradisi kabupaten bekasi sebagai juara umum,” pungkasnya. (*)

Related Articles

Back to top button