Berita Utama

Ke sekolah, Siswa Panjat Pagar Tiga meter

Radarbekasi.id – Sejumlah siswaSekolah Dasar Negeri (SDN) Lambang Jaya 02, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi harus bersusah payah menuju ke sekolah. Pasalnya, siswa harus memanjat tembok pembatas setinggi 3 meter.

Dari pantauan Radar Bekasi, sejumlah murid terlihat sedang memanjat dinding pembatas perumahan mewah. Dengan alasan memotong jalan, para murid tidak memikirkan kelamatan mereka.
“Kalo lewat sini kan cepet bang Kalo lewat jalan biasa muter jauh, makanya lewat ini (memanjat dinding). Udah sering lewat sini,” ijar seorang siswa, Rahmad, dengan nada polos.

Padahal, jika melihat dinding pembatas antara jalan menuju sekolah dan lingkungan perumahan, sangat tinggi. Tinggi dinding pembatas mencapai tiga meter. Tapi sswa yang hendak pergi ataupun pulang sekolah merasa terbiasa melakukan hal itu.

Di kabarkan sebelumnya, bahwa pembangunan perumahan mewah menggilas situs-situs warisan budaya, menggusur kampung demi kampung, dan menjepit tempat pendidikan untuk rakyat kecil, termasuk dunia pendidikan SDN Lambang Jaya 02 salahsatunya.

Kepala SDN Lambang Jaya 02, Entin Rustini, menerangkan, bahwa Pemkab Bekasi sudah pernah merencanakan rencana tukar guling (Ruislag) sekolah ini, tapi hingga kini belum juga terlaksana.

“Tahun lalu (2017) bebepara anggota DPRD Kabupaten (Bekasi) dari komisi IV bersama pengembang Grand Wisata sudah datang melakukan peninjauan (ke SDN Lambangjaya 02, red), tetapi tidak ada tindak lanjut hingga sekarang,” jelas Entin Rustini, kepala SDN Lambang Jaya 02,” ucap Entin beberapa waktu lalu. (cr37)

Tags
Close