Politik

Lagi, APK Paslon Dicopot

Radarbekasi.id – Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) Mustikajaya bersama Panitia Pengawas Lapangan (PPL) dan Satpol PP kembali menerbitkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang tidak sesuai aturan, Kamis (22/3).

Sebanyak 25 poster berukuran kecil dan lima baliho berukuran besar yang terpampang di sejumlah titik jalan berhasil dicopot.

“Tentunya kami menertibkan APK yang tidak sesuai aturan. Seperti desain APK salah satu paslon yang menyerupai surat suara, APK yang melebihi ukuran dari standar yang telah ditetapkan KPU, juga yang masih menempel di pohon dan tiang listrik,” ungkap Komisioner Panwascam Mustikajaya Mahmud Ali saat ditemui di kantornya, Kamis (22/3).

Ali menyampaikan, mekanisme penyebaran dan pemasangan APK merupakan bagian dari pendidikan politik yang khendak disampaikan kepada masyarakat, yang telah di atur dalam PKPU Nomor 4 Tahun 2017 dan UU Nomor 10 Tahun 2016.
“Semua hal terkait APK kan sudah diatur KPU, baik itu menyangkut desain, ukuran, jenis, titik titik pemasangannya, maupun jumlahnya, bahkan boleh diperbanyak 150 persen dari jumlah APK yang dikeluarkan oleh KPU,” terang Ali.

Namun sayangnya, Panwascam Mustikajaya belum melihat langkah positif dari masing-masing tim sukses paslon untuk membuat suarat laporan tembusan terkait APK.
“Kita ingin semua itu ada laporan berupa surat tembusan, agar kita tahu dipasang di titik mana saja dan jumlahnya berapa. Sehingga kita tidak salah dalam menertibkan APK,” jelas Ali.

Hal serupa terjadi dalam konteks kampanye. Ketua Panwacam Mustikajaya, Sumidi menyebut tidak satupun tim sukses paslon memberi surat laporan tembusan terkait aktivitas kampanye di wilayah pengawasannya.

“Timses dan paslon paham gak aturan ini? Kalau gak paham, ini masalahnya. Jadi kami himbau semua tim paslon, mari sama-sama menjaga dan menjalankan demokasi dengan baik, mentaati peraturan UU yg berlaku, agar pesta demokrasi berjalan fair, aman dan lancar,” pungkas Sumidi. (sar)

Related Articles

Back to top button