Berita Utama

Penampungan TKI Ilegal Digerebek

Radarbekasi.id – Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Subdit 3 Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri kembali menggerebek perusahaan penyalur tenaga kerja ilegal, PT Kensur Hutama di Jalan Raya Hankam, RT 08/05, Jatimurni, Pondokmelati, Jumat (23/3).

Penggeledahan dilakukan sekitar empat jam. Seluruh ruangan gedung berlantai dua itu digeledah oleh petugas untuk mendapatkan alat bukti adanya TPPO.

Kepala Tim Subdit III Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Bareskrim Polri, AKBP Hafidz Susilo Herlambang yang memimpin penggeledahan itu mengatakan, penggeledahan dilakukan menindaklanjuti laporan warga asal Nusa Tenggara Barat, YS yang bekerja di Arab Saudi ke KBRI.

Korban melapor bahwa ia bekerja tapi tidak digaji. Selain itu, dirinya mendapat perlakuan kasar dan pelecehan seksual dari majikannya.

Hafidz menjelaskan, YS berhasil kabur dan melapor ke Kedutaan besar Republik Indonesia (KBRI) di Jeddah. YS mengaku menjadi korban pelecehan dan penganiyayaan oleh majikannya. “Dari laporan itu, kita langsung melakukan pengejaran,” kata Hafidz.

Pihaknya telah mengamankan dua orang tersangka di dua lokasi berbeda. Tersangka M. Reza diamankan di Jatibening Rabu 21 Maret 2018 dan tersangka Saman diamankan di NTB pada Kamis (22/3).

“Tersangka yang di NTB bertugas sebagai sponsor atau orang yang merekrut. Sementara, yang satunya mengoperasikan perusahaan dan menampung para tenaga kerja di sini,” paparnya.

Berdasarkan pantauan, pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah dokumen seperti paspor dan visa yang masih berlaku untuk pengiriman TKI ke Arab Saudi.

Dokumen lain seperti ijasah, KTP juga diamankan. Selain itu, petugas juga mengamankan satu unit komputer dan mobil minibus bernompol B 1797 BWK yang diduga sebagai kendaraan operasional perusahaan. (neo)

Related Articles

Error, no group ID set! Check your syntax!
Back to top button