Berita Utama

POBSI Kota Isyaratkan Tolak Penggabungan

Dualisme BK Porda Biliar

Radarbekasi.id – Rencana penggabungan hasil Babak Kualifikasi (BK) Porda yang dihelat dua kubu mendapat penolakan dari beberapa pihak. PB Porda disebut-sebut juga menolak rencana tersebut karena dapat menyulitkan pelaksanaan Porda.

Kondisi itu diceritakan Ketua Umum Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Bekasi, Hedi Yustaja.

“PB Porda Bogor menolak, secara teknis dan sarana prasarana serta SDM juga sulit. Jika 25 nomor dengan waktu sembilan hari pelaksanaan sangat sulit dilaksanakan. Kita tahu sendiri di biliar satu games atau sesi bisa memakan waktu sampai dua jam,” ujarnya.

Meski belum ada keterangan resmi, kata dia, pembahasan tersebut sudah beberapa kali disampaikan. Hasil akhirnya, akan disampaikan dalam waktu dekat pada setiap pengurus cabang (Pengcab) di Jawa Barat.

“Insya Allah, dan mudah-mudahan minggu depan sudah ada keputusan tentang semuanya, nuhun,” katanya.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai putusan resmi dari Pengurus Daerah (Pengda) maupun Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat, Hedi memprediksi, bahwa hanya satu yang nantinya akan diterima.

“Kemungkinan terbesar malah tidak ada penggabungan. Tapi, belum ada rapat resmi soal kesulitan penggabungan,”jelasnya yang seolah mengisyaratkan penolakan penggabungan hasil BK.

Untuk Kota Bekasi sendiri, yang menjadi tuan rumah saat BK optimis menjadi wilayah yang diakui, merujuk pada rekomendasi dari KONI Jawa Barat. Beda halnya dengan BK di Cirebon.

“Insya Allah, karena kita kan rekomnya KONI Jabar dan PB PORDA juga,” bebernya.

Sementara itu, Kota Bekasi tengah mempersiapkan 17 atlet dengan target dua medali emas di Porda.

“17 yang sudah lolos BK untuk bermain di 25 nomor dari tujuh divisi. Target yang disampaikan ke KONI, sebanyak dua medali emas. Mudah- mudahan bisa lebih. Kalau dapat lebih Alhamdulillahirobilalamin,” pungkasnya.

Sekedar informasi, untuk vanue porda pada cabang olahraga biliar, sudah di putuskan oleh PB Porda Kabupaten Bogor, di Darmawan Park, Sentul, Kabupaten Bogor. (dan)

Related Articles

Back to top button