Cikarang

Dua Bulan, Satpol PP Honorer Belum Digaji

Radarbekasi.id – Memasuki Hari Jadi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang ke 68, masih banyak pegawai honorer penegak Perda tersebut yang tidak mendapat upah dengan layak. Bahkan, gaji para tenaga kerja honorer Satpol PP yang bertugas di salah satu kecamatan Kabuoaten Bekasi, masih banyak yang belum dibayar (menunggak).

Hal ini disampaikan salah satu pegawai honorer Satpol PP di salah satu kecamatan berinisial R. Dia mengkui, gajinya sebagai tenaga honorer di Satpol sering terlambat. Bahkan saat ini sudah dua bulan belum dterima gaji.

“Kami bekerja dibayar perhari Rp83 ribu, tetapi pembayaran dilakukan setiap bulan, namun selalu terlambat, terkadang sudah dua bulan baru diberikan,” tuturnya kepada Radar Bekasi, Senin (26/3).

Dia berharap, di hari jadi Satpol PP yang ke 68 tahun ini, nasib mereka (honorer Satpol PP,red) bisa lebih di perhatikan, salah satunya pembayaran gaji tidak terlambat.

“Kami juga punya kebutuhan, kalau upah sering terlambat, bagaimana untuk memenuhi kebutuhan kami sehari-hari?, terlebih untuk yang sudah berumah tangga, tolong dipikirkan itu,” pintanya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Bekasi, Hudaya, membantah kalau pembayaran gaji honorer Satpol PP sering menunggak.

“Buktinya mana, kalau bicara itu harus sesuai data, karena untuk gaji mereka (honorer Satpol PP,red) tidak seperti Aparatur Sipil Negara (ASN) di gaji dulu baru bekerja. Namun untuk tenaga harian lepas, mereka bekerja dulu, laporan kerjanya masuk ke bupati, setelah itu upah Januari di bayar Februari,” tukas Hudaya.

Sementara itu, Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi, Yudhi meminta kepada dinas terkait, dalam hal Satpol PP, untuk segera memnayarkan gaji para honorer Satpol PP yang terlambat.

“Honor para honorer Satpol PP itu harus segera dibayarkan. Karena itu kan hak mereka (honorer,red). Kalau ada penundaan, itu namanya dzolim,” tegas Yudhi. (pra)

Related Articles

Back to top button