Berita Utama

Waspada, Jalan KH Noer Ali Penuh Lubang

Radarbekasi.id – Pengendara yang biasa melintasi jalan KH Noer Ali kecamatan Bekasi Selatan, diminta untuk waspada. Pasalnya, disepanjang jalan tersebut dipenuhi lubang. Puluhan lubang dengan diameter dan kedalam yang bervariasi tersebut terletak di kedua belah sisi jalan, baik dari arah lampu merah jalan A. Yani menuju lampu merah Galaxy maupun arah sebaliknya.

Pantauan Radar Bekasi, lubang terbanyak di depan hotel horizon bekasi. Terdapat sekitar 6 lubang dengan diameter sekitar 50 cm dan 15 cm. Menurut keterangan warga sekitar lubang jalan tersebut sering memakan korban terutama ketika keadaan jalan sedang lancar.

Salah satu warga yang dijumpai disekitar jalan KH Nnoer Alie Bekasi, Prastyo mengaku kerap melihat pengendara yang terjatuh karena menghindari lubang. Dia mengatakan warga sekitar sudah pernah menambal jalan tersebut dengan pasir karena kerap terjadi kecelakaan.

“Sering terjadi kecelakaan dan sudah banyak korban, apalagi kalau keadaan jalannya lancar. Kalau macet begini tidak terlalu berbahaya tapi kalau sedang lancar bahaya apalagi pengemudi mengejar lampu merah. Sudah pernah warga bersama-sama menguruk pakai pasir karena banyak korban, terakhir itu ibu-ibu naik grab sampai mukanya keparut aspal , “ ujar warga yang tinggal di jalan lele 12 kelurahan Kayu Ringin tersebut.

Sedangkan salah satu warga yang sehari-hari berprofesi sebagai pengatur lalu lintas, Herizal mengatakan, kondisi jalan yang berlubang sudah ada sejak 5 bulan terakhir. Lubang yang berada di sepanjang pinggir jalan KH Noer Alie disebabkan karena bekas galian pipa air PAM dan kabel sehingga menyebabkan lubang.

Herizal berharap, pemerintah segera memperbaiki jalan ini, karena tidak ingin memakan korban lebih banyak lagi. Dia mengaku belum pernah mendengar rencana perbaikan jalan dari pemerintah.

“Memang banyak lubang dari ujung sana sampai ujung lagi itu lubang banyak, berbahaya untuk pengendara tapi kita bantu atur lalulintas disini sampai jam 10 malam. Kalau yang dipinggir-pinggir itu bekas air PAM galian pipa dan kabel. Saya belum pernah denger kalau ada rencana perbaikan, biasanya ada dari PU ada yang ngecek tapi ini belum. Kalau bisa ya ditambel dulu apalagi mau bulan puasa dan mudik pasti padet jalan ini. Gatau atau tunggu ada yang kecelakaan dulu, “ ujarnya.

Sementara itu lurah Kayu Ringin Suryadi, saat ditemui dikantornya mengakui jika jalan KH. Noer Alie berada dikawasan kelurahannya. Namun, menurutnya, jalan tersebut dikelola provinsi. Sampai dengan saat ini pihaknya belum melakukan pengaduan kepada pemerintah provinsi terkait kondisi disepanjang jalan KH. Noer Alie.

“Itu kan jalan provinsi, jadi kita kalou mengusulkan dimusrenbang hanya jalan yang menjadi kewenangan pemerintah kota. Kewenangan paling hanya sebatas pengaduan tapi sampai saat ini kita belum melakukan pengaduan ke pemerinah provinsi. Kalau memang kondisinya berbahaya dan berkaitan dengan keselamatan manusia kita lapor, itu karena lebih tinggi air dari pada jalan jadi ada bocoran air dari kali malang, “ ujarnya. (cr38)

Lebihkan

Artikel terkait

Close