Metropolis

Dorong Wanita jadi Mandiri

Radarbekasi.id – Wanita Kota Bekasi, dituntut untuk mandiri dalam bidang ekonomi. Sehingga, tidak tergantung kepada kaum pria. Hal ini menjadi pembahasan dalam kegiatan pelatihan limbah arca yang diikuti oleh anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) se-kelurahan dan kecamatan Bekasi Selatan, bersama Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI), selasa (27/3) kemarin.

Kegiatan yang dilaksanakan di pendopo kantor kecamatan Bekasi Selatan tersebut, disambut antusias peserta. Peserta yang hadir berasal dari anggota PKK kelurahan dan kecamatan Bekasi Utara serta anggota IPEMI kelurahan dan cabang Bekasi Selatan.

Pelatihan limbah perca tersebut, mengajarkan peserta untuk menyulam kain perca yang berasal dari limbah untuk didaur ulang menjadi suatu kreasi yang bernilai ekonomis.

Camat Bekasi Selatan Tajudin mengaku megapresiasi kegiatan ini. Dia meminta, kegiatan serupa bisa dilaksanakan di setiap kelurahan di Bekasi Selatan. Pelatihan ini menurutnya sangat bermanfaat untuk mengurangi sampah yang berada disekitar lingkungan kecamatan Bekasi Selatan.

“Pengusaha dan ibu-ibu PKK menjadi satu, kegiatan ini nanti bisa dijadwalkan dikelurahan masing-masing. Pelatihan menyulam kain perca atau daur ulang ini berguna untuk mengurangi sampah dilingkungan. Di kecamatan Bekasi selatan setiap RW sudah memiliki bank sampah, nanti mungkin bisa dimanfaatkan oleh ibu-ibu PKK melalui bank sampah tersebut, “ ujarnya.

Sementara Ketua PD IPEMI Kota Bekasi Yuyun Rahayu mengatakan, pelatihan yang dilakukan di lingkungan kecamatan Bekasi selatan ini diharapkan dicontoh bagi kecamatan-kecamatan lain di kota Bekasi. “Kegiatan ini baik sekali untuk diadakan dikecamatan-kecamatan lain. Bekasi selatan ini merupakan percontohan untuk bisa dilaukan di kecamatan-kecamatan lain di kota Bekasi, untuk itu lanjutkan kerjasama antara IPEMI dengan PKK, “ ujarnya.

Sementara itu, ketua Cabang IPEMI kecamatan Bekasi selatan Ayuni Mirlina menambahkan, kepengurusan IPEMI sudah sampai dengan tingkat unit atau kelurahan-kelurahan yang diberi nama PU. Dia berharap setelah pelatihan ini perempuan-perempuan di Bekasi selatan mampu untuk mandiri dan bersama-sama masuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi pengusaha melalui hasil dari menyulam kain perca. (cr38)

Related Articles

Back to top button