Metropolis

Damai, Pengutil Dibebaskan

Radarbekasi.id – Seorang anak, ZM (13) yang diamankan anggota Kepolisian Sektor Cikarang Utara karena kedapatan ‘mengutil’ sejumlah minyak wangi di warung milik warga Kampung Cabang Lio, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara pada Minggu (25/3) lalu, bebas dari ‘jeratan’ hukum.

Pembebasan ZM dari jeratan hukum dilakukan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bekasi bersama pihak korban dan Kepolisian, yang mengupayakan proses Diversi (pengalihan penyelesaian perkara Anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana).

“Proses diversi telah berhasil dilakukan di kantor Polsek Cikarang Utara (27/3). Hadir didalamnya ada perwakilan dari pihak keluarga pelaku, korban, tokoh masyarakat juga anggota KPAD Kabupaten Bekasi, dan anggota Reskrim. Sejak malam itu (Selasa malam), ZM sudah bisa dibawa pulang kembali kerumahnya bersama keluarga,”kata Ketua KPAD Kabupaten Bekasi, Nana Rohana

Nana menambahkan, proses Diversi tersebut ditujukan untuk mencapai perdamaian antara pelaku dan korban. Yang terpenting, kata Nana, Diversi itu menyelesaikan kasus pidana anak diluar pengadilan. Jadi tidak membuat mental sang anak tertekan.

“Diversi bertujuan untuk mencapai perdamaian antara korban dan anak. Kedua, menyelesaikan perkara anak di luar proses peradilan. Ketiga menghindarkan anak dari perampasan kemerdekaan. Keempat, mendorong masyarakat untuk berpartisipasi. Kelima, menanamkan rasa tanggungjawab kepada Anak,” tambahnya.

“Proses Diversi itu wajib dilakukan, karena jelas perintahnya telah diatur didalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012, tentang Sistem Peradilan Anak. Dengan adanya upaya Diversi ini untuk kepentingan terbaik masa depan anak dalam jangka panjang, penghindaran stigma negatif terhadap anak, penghindaran pembalasan, keharmonisan masyarakat, kepatutan, kesusilaan dan ketertiban umum,” tambahnya. (Cr37)

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button