Pendidikan

Peningkataan Kualitas Pendidikan SMK Karya Bahana Mandiri

Membatasi Jumlah Peserta Didik, Setiap Siswa Baru Wajib Tes Urin

Radarbekasi.id – Meningkatkan kualitas pendidikan, menjadi target SMK Karya Bahana mandiri mulai tahun ajaran baru. Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan menurunkan rombongan belajar (rombel) yang hanya 20 rombel. Setiap rombel diisi 36 siswa.

Sekolah yang berlokasi di Jalan kampung Dua kelurahan Padurenan, terus berupaya memperbaiki kualitas dibandingkan dengan mengedepankan kuantitas peserta didik. SMK Karya Bahana Mandiri menyediakan 5 kompetensi kejuruan yakni Tehnik Elektronika Industry, Tehnik Sepeda motor, Tehnik Kendaraan Ringan, TKJ, dan Multimedia.

Humas SMK Bahana Karya Mandiri Syamsul mengaku,  sudah membuka pendaftaran untuk peserta didik baru sejak 3 bulan yang lalu, dia menjelaskan tahun ini hanya menargetkan 20 Rombel dengan tekad memperbaiki kualitas peserta didiknya.

“Pendaftaran sudah kita buka sejak bulan Januari yang lalu, tahun ini kita tergetkan 20 Rombel. Karena focus kearah kualitas bukan kuantitas. Untuk promosinya kita lewat peserta didik yang memberikan informasi kepada rekannya tentang sekolah, brosur yang kita sebar kesekolah-sekolah di kota dan kabupaten Bekasi, “ ujarnya.

Sekolah yang sudah menyediakan sarana dan prasarana lengkap untuk praktik serta menyediakan kelas full AC tersebut memiliki ekskul unggulan yakni PASKIBRA dan Futsal dari 4 ekskul yang ada yakni PMR, Futsal, Pramuka dan Futsal.

Lebih jauh Syamsul menjelaskan,  dalam proses pendaftaran siswa baru akan dilaksanakan serangkaian test yang akan dilaksanakan dilingkungan sekolah, rangkaian tes tersebut diantaranya adalah tes urin, fisik diantaranya tato dan tindik serta buta warna.

“Untuk calon peserta didik baru nanti kita ada tes urine, tato, tindik dan buta warna. Untuk tes urin kita petugasnya dari rumah sakit yang ditunjuk oleh sekolah nanti, semuanya dilakukan dilingkungan sekolah,“ tegasnya.

Sebagian besar siswa di sekolah ini berasal dari luar kota Bekasi, yakni Cileungsi dan Kabupaten Bekasi. Syamsul bersama pihak sekolah yang lainnya juga sedang berusaha untuk terus meningkatkan kualitas karakter peserta didik yang selama ini hanya dilakukan melalui LDKS,”Selain itu kami bersiap untuk merancang kelas unggulan di setiap bidang kompetensinya bagi siswa.”tandasnya. (cr38)

Related Articles

Back to top button