Metropolis

Makna dan Tradisi Paskah Umat Nasrani

Radarbekasi.id – Kamis Putih, Jumat Agung adalah rangkaian dari Paskah atau Kenaikan Isa Almasih. Debby Angel Silaban (23) Warga Kelurahan Harapanjayaeca, Bekasi Utara, menceritakan makna perayaan Paskah.

Pertama, sebagai penebusan dosa. Kedua, pengorbanan karena Yesus sudah rela mati demi menebus dosa umat manusia dan ketiga, kehidupan yang baru, yaitu dengan Yesus rela memberikan nyawanya mati di kayu salib dan dihakimi. Keempat, pertobatan.

“Bagi aku itu sebuah pengorbanan yang sangat besar sekaligus anugerah karena dengan disalib-Nya, Yesus mati dan bangkit itu untuk menebus dosa umat manusia, manusia itu hidup baru kembali setelah dosanya dihapus atau diampuni dan bangkitnya Yesus ke Surga (Penyucian diri). Itu menurut aku pribadi dan umat Nasrani,” ujarnya Jumat (30/3).

Sewaktu Paskah, Deby kecil bersama kakak dan adiknya kera[ menghias telur.“Jadi telurnya kita warnain macem-macem sesuai yang kita mau. Selain itu kan ada ibadah khusus di gereja, kita sekeluarga pergi ke gereja dan kalo untuk perayaan di rumah hanya melakukan doa bersama saja,” ujarnya.

Jemaat Gereja Harapan Jaya ini mengungkapkan, telur ketika hari Paskah jadi salah satu lambang.

“Jadi, ada perlombaan hias telur dan telur siapa yang paling bagus itu pemenangnya dan biasanya ada hadiahnya. Sama ada umpetin telor tapi yang sudah matang atau direbus jadi kalo ditemuin sama yang dapet telor pecah gak bau amis. Setelah itu telornya buat yang dapet dan mengumpulkan telor mateng rebus buat dimakan bareng-bareng,” tutupnya. (dyt/gob)

Related Articles

Back to top button