Life StylePerbankan

Perluasan Ekonomi Syariah Hadapi Tiga Tantangan

Radarbekasi.id – Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (Pinbuk) menilai perluasan pasar ekonomi syariah saat ini masih dihadapkan dengan tiga tantangan besar.

“Pertama, sejalan dengan perkembangan zaman, praktik ekonomi syariah masih didominasi sektor keuangan dan praktik keuangan syariah masih didominasi akad jual beli murabahah,” kata pengurus Pinbuk perwakilan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) M Taufik, baru-baru ini.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, pihaknya menghadirkan pelatihan praktik syariah kepada perwakilan anggota disektor ritel seperti peternakan ayam dengan akad mudhorabah, seperti menggalang lebih dari ribuan investor yang mengelola lebih dari dari satu juta ekor ayam petelur.

Selain itu, pelatihan juga menyasar pada upaya pegembangan lahan sektor properti yang berbasis syariah. Selain itu juga diperkenalkan usaha ritel berbasis transaksi syariah.

Persoalan kedua, tambah Taufik, berupa tantangan distrupsi keuangan di era digital. “Kami coba hadirkan layanan Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) berbasis mobile sebagai jawaban atas tantangan transaksi branchless banking dan digital community,” tuturnya.

Persoalan ketiga, lanjut Taufik, berkaitan dengan persoalan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kompetensi. “Mau tak mau, kami harus sesuaikan perkembangan teknologi digital yang pesat ini, terutama tekad kita dalam mempercepat pemberdayaan umat. Era digital ini bisa membangkitankan semangat masyarakat,” bebernya.

Dijelaskan Taufik, Pinbuk sebagai lembaga pengembang swadaya masyarakat (LPSM) berperan untuk menggalang kesadaran masyarakat dalam membangun kemandirian sosial ekonomi melalui kelembagaan Baitul Maal Tamwil sebagai koperasi atau lembaga keuangan mikro syariah.

Selain itu, pihaknya memfasilitasi kegiatan pelatihan terhadap 1,5 juta member di seluruh Indonesia untuk pengembangan kapasitas Sumber daya Masyarakat (SDM), pengembangan kapasitas kelembagaan termasuk pengembangan aplikasi teknologi informasi dan akses penguatan permodalan.

“Masyarakat saat ini harus sesuaikan diri dengan era digital. Sasaran kami adalah generasi milenial yang sensitif pada perkembangan,” terangnya

Kegiatan itu dilakukan pihaknya melalui serangkaian workshop nasional dalam rangka memabangkitkan pemberdayaan masyarakat dengan sistem ekonomi syariah.

“Kami coba galang lagi respons masyarakat yang tinggi terhadap ekonomi syariah,” tutup Taufik. (oke)

Tags
Close