Berita Utama

Sopir Angkot Nyambi “Plus-Plus” Ditangkap

Radarbekasi.id – YP (25) sopir angkot ini bernasib malang. Gara-gara uang Rp20 ribu harus masuk penjara. Dia ditangkap setelah kedapatan menjadi kurir narkoba jenis shabu.

Penangkapan YP bermuula saat petugas kepolisian dari Polsek Pondokgede mendapat infomasi akan ada transaksi jual beli narkoba di Jalan Raya Karanggan, Kelurahan Jatiraden, Jatisampurna, Jumat (23/5). Lalu, polisi mendapat ciri-ciri YP.

Polisi pun mendatangi lokasi dan melakukan pengamatan. Terlihat seorang pemuda yang ciri-cirinya sesuai dengan yang sudah ada di tangan polisi. Pemuda itu terlihat sedang berdiri di pinggir jalan.

Polisi mendatanginya dan melakukan penggeledaan. Benar saja, polisi menemukan satu klip shabu seberat 0,22 gram di kantong sebelah kanan bagian depan celana jeans YP.

Sabu itu rencananya akan ia jual dengan harga Rp200 ribu. “Selanjutnya petugas melakukan penangkapan,” kata Kapolsek Pondokgede, Komisaris Suwari Kamis (29/3).

YP mengaku mendapat sabu dari seseorang berinisial E. Saat ini polisi masih mencari E. “Dari jasa kurir ini, dia mendapatkan upah Rp20 ribu setiap kali transaksi,” tambah Suwari.

Sopir angkot itu mengaku baru tiga kali mengantar sabu. Dia baru mendapat uang sebesar Rp60 ribu dari pekerjaan sambilannya itu.

Saat ini YP mendekam di Polsek Pondokgede. Ia dijerat pasal 114 ayat 1, nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun serta Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. (neo)

Related Articles

Back to top button