Berita Utama

Muskot IPSI Kota Bekasi Disoal

Radarbekasi.id – Penyelenggaraan Musyawarah Kota (Muskot) Ke-VI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bekasi, di Aula Kantor Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi disoal.

Pasalnya, Muskot terkesan terburu-buru dan tidak merangkul semua perguruan, dan beberapa peserta disebut menerima paksaan pada muskot tersebut.

Persoalan itu, disikapi tegas salah satu anggota Perguruan Silat PSHT Bekasi, Yogianto. Dirinya menyesalkan pelaksanaan Muskot ke-VI IPSI Kota Bekasi karena para peserta tidak diundang secara legal dan terkesan terburu-buru.

“Ini terkesan untuk memenangkan salah satu calon, caretaker selalu dibelokan. Saya hadir disana sebagai yang di tugasi oleh perguruan silat saya. Saya datang saya bawa mandat dan wakil dari PS PSHT,” ujarnya pada Radar Bekasi, Minggu (1/4).

Ia menduga, dalam perjalanan Muskot ke-VI IPSI Kota Bekasi ada pemaksaan kehendak Pengurus Provinsi (Pengprov) IPSI Jawa Barat. Dimana, kata dia, penyertaan beberapa perguruan silat yang sudah menyatakan keluar dari IPSI Kota Bekasi, disetujui Pengprov IPSI Jawa Barat.

“Sedikitnya ada 17 perguruan pencak silat keluar sidang dari 24 yang sudah terverifikasi di tahun 2018. Malah, dari saudara Rahmad, yang kini masih sah menjadi Ketua IPSI Kota Bekasi saja dibatalkan secara sepihak oleh pimpinan sidang dengan menggunakan peserta sidang lain sebagai senjatanya. Dan semua ini dinilai sudah direncakan,” bebernya.

Perwakilan Perguruan Pencak Silat (PPS) Merpati Putih, Hariadi, juga menyesalkan proses Muskot ke-VI IPSI Kota Bekasi yang dinilai syarat rekayasa.

“Akan adanya kecurangan tersebut, saya terpaksa mengambil jalur hukum untuk menggagalkan acara Muskot ke-VI IPSI Kota Bekasi,”terangnya.

Sementara, Ketua IPSI Kota Bekasi, Rahmadsyah, juga mempertanyakan proses Muskot yang dinilainya Ilegal.

”Ilegal itu, terlalu dipaksakan, mendadak kayak sulap dan sepihak. Masa jabatan saya masih ada. Itu diambil alih Korwil II Jabar. IPSI Kota Bekasi dan perguruan prestasi sesuai jadwal Muskot yang sah tanggal 7 April 2018, dan suratnya sudah dilayangkan sekitar dua minggu lalu ke pengprov jabar. KONI Kota Bekasi dan perguruan prestasi lolos verifikasi,”pungkasnya. (dan)

Related Articles

Back to top button