Life Style

Pencantuman NIK dalam e-Faktur Ditunda

Radarbekasi.id – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, menunda pemberlakukan kewajiban pencantuman Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam faktur pajak (e-faktur) bagi pembeli orang pribadi yang tidak memiliki NPWP.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP, Hestu Yoga Saksama. Menurut Hestu, sesuai Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-31/PJ/2017 seharusnya kewajiban pencantuman NIK berlaku mulai 1 April 2018.

“Dengan pertimbangan perlunya kesiapan infrastruktur dan memperhatikan kesiapan Pengusaha Kena Pajak. Penundaan yang diatur dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-09/PJ/2018 tanggal 29 Maret 2018 tersebut, berlaku sampai dengan batas waktu yang akan ditetapkan dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak,” beber Hestu.

Ia menjelaskan, kebijakan ini merupakan wujud nyata bahwa pemerintah, dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak, senantiasa mendengarkan masukan masyarakat dan konsisten dalam menjaga situasi yang kondusif bagi dunia usaha.

“Masyarakat atau Wajib Pajak yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai perpajakan dan berbagai program serta layanan yang disediakan Direktorat Jenderal Pajak dapat mengunjungi www.pajak.go.id atau menghubungi Kring Pajak di 1500 200,” terangnya. (oke)

Related Articles

Back to top button