Berita Utama

Kali Rawalumbu Tercemar Limbah

Radarbekasi.id – Aliran Kali Rawalumbu di Perumahan Bumi Bekasi Baru IV, Kelurahan Bojong Menteng tercemar limbah. Limbah menyebabkan air berubah warna menjadi hitam pekat dan bau tidak sedap.

Hal itu sudah terjadi berbulan-bulan. Diduga, limbah itu berasal dari perusahaan yang ada di sekitar lokasi perumahan.

Warga sekitar, Sugeng (60) menjelaskan, air di Kali tersebut berubah warna dan mengeluarkan bau tidak sedap pada hari-hari tertentu. Dikhawatirkan air akan mengendap dan mencemari air yang dikonsumsi warga.

“Yang saya tahu itu air berubah warna hari Jumat, Sabtu dan Mingu, biasanya malam,” kata Sugeng, Senin (2/4).

Kondisi tersebut juga sampai ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi. Kejadian tersebut mendorong Kepala DLH Kota Bekasi Jumhana Luthfi bersama jajarannya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah perusahaan untuk memantau Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) perusahaan.

Ia menelusuri perusahaan yang diperkirakan sebagai hulunya. Pihaknya juga sudah mengambil sampel dari Kali Rawalumbu dan perusahaan yang ada di sekitar pemukiman warga.

Sejumlah perusahaan yang didatangi ialah PT Jeil Indonesia, PT Mikie Oleo Nabati Indonesia dan perusahaan pengecatan. PT Jeil Indonesia dan PT Mikie Oleo Nabati Indonesia sudah pernah disidak Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi tatkala Kali Bekasi tercemar.

Pihaknya masih menunggu hasil laboratorium dari pengujian air tersebut. Hasilnya diperkirakan akan keluar dalam dua Minggu ke belakang.

“Karena itu kan hitam, kalau hitam berarti ada limbah yang dia simpan yang saya curigai pada saat pegawai libur dia buka. Itu juga hanya sebentar yang di Rawalumbu,” kata Luthfi.

Ia mengatakan, perusahan yang didatangi mengaku telah mengelola IPAL dengan baik. Namun, pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium.

Jika salah satu perusahaan terbukti mencemari lingkungan, pihaknya akan melakukan penindakan. (neo)

Related Articles

Back to top button