Berita Utama

UNBK Susulan Hanya Dua Hari

Radarbekasi.id – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) susulan untuk siswa SMA, MA, dan SMK yang berhalangan hadir pada jadwal utama akan dilaksanakan pada 18-19 April nanti.

Berbeda dengan siswa yang berhalangan karena sakit, untuk siswa yang terlambat tidak akan mendapat kesempatan untuk mengikuti ujian susulan. Karena keterangan dalam Prosedur Operasional Standar (POS) UNBK tahun 2018 tidak memperkenankan siswa absen dalam penyelenggaraan UNBK selain sakit.

Namun untuk siswa yang terlambat akan diberikan kesempatan untuk diikut sertakan pada kesempatan sesi selanjutnya, atau setelah sesi 3 pada hari yang sama telah selesai jika memungkinkan.

Wakil kepala sekolah bidang kurikulum SMKN 2 Kota Bekasi Fathurrochman mengatakan, untuk siswa yang berhalangan hadir pada pelaksanaan UNBK tahun ini harus menyerahkan surat keterangan sakit yang selanjutnya akan ditindak lanjuti oleh sekolah. Sehingga siswa yang bersangkutan dapat mengikuti ujian susulan.

Dia menjelaskan, siswa yang mengikuti susulan hanya tinggal melaksanakan ujian saja karena panitia atau pihak sekolah yang akan mengurus.

“Untuk yang sakit harus harus menyerahkan surat keterangan dokter yang punya legalitas asli, setelah itu sekolah yang melaporkan. Karena salam POS UN itu hanya alasan sakit siswa tidak mengikuti ujian jadi selain itu gak bisa. Untuk suratnya misalkan hari ini sakit besok masih bisa untuk menyerahkan suratnya. Nanti mereka ditanggal 18 sampai 19 susulan di satu sekolah yang ditunjuk, sudah tinggal ujian saja sekolah yang mengurus.“ ujarnya.

Fathurrochman mengungkapkan, sampai dengan hari ketiga pelaksanaan UNBK tidak ada siswanya yang berhalangan hadir UNBK. Namun ia menyebutkan pada kesempatan hari pertama UNBK mendapati dua siswanya terlambat selama sepuluh menit, karena terkendala saat perjalanan menuju sekolah.

“Alhamdulillah sampai hari ini tidak ada yang sakit. Hanya dihari pertama ada yang terlambat 10 menit karena ban motornya bocor. Untuk yang terlambat tidak ada pengurangan waktu sebenernya karena itu kan real time, jadi server membaca saat siswa log in. Bahkan kalau terlambat sampai 30 menit bisa disertakan di sesi selanjutnya atau bahkan sampai malam pun bisa kalau memang bisa kecuali hari berikutnya tidak bisa, “ ungkapnya.

Sementara itu Kepala Seksi (KASI) Pengawasan Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCD) wilayah III Provinsi Jawa Barat Mawar mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Mmusyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) untuk menentukan sekolah yang akan ditunjuk sebagai tempat penyelenggaraan UNBK susulan ditanggal 18 – 19 April mendatang.”Nanti saya akan koordinasi dulu dengan MKKS” tegasnya.

Selain itu, dia juga menjamin jika UNBK tidak akan mengalami kebocoran kunci jawaban. Pasalnya pihaknya pun tidak mengetahui perihal soal dan kunci jawaban UNBK yang dinilai sangat dijaga kerahasiaannya. Mawar menginginkan untuk seluruh siswa, orang tua dan guru menjaga integritas dan kejujuran sebagai tujuan dari pada ujian berbasis computer.

“ Jangan termakan isu, jangan terkecoh karena UNBK ini tidak akan bocor bahkan kita di KCD tidak tahu karena itu rahasia pusat. Tetap yakin dengan kemampuan kita karena hal-hal seperti itu akan mengacaukan konsentrasi. Untuk para guru dan orang tua wali juga supaya terus mendampingi anak-anaknya supaya tidak termakan isu dan tidak mengganggu konsentrasi. Ini kompetisi murni yang dikedepankan kejujuran dan integritas, UNBK ini kan bukan satu-satunya syarat kelulusan makanya kita menginginkan yang paling penting itu kejujuran dan integritas,”ujarnya.

Terpisah, Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan, hasil ujian nasional (UN) akan digunakan untuk pemetaan kualitas pendidikan secara nasional.

Hasil UN juga dipakai sebagai dasar untuk membuat kebijakan-kebijakan dan perbaikan kualitas pendidikan di tahun berikutnya. Salah satu usaha peningkatan kualitas yang dilakukan dalam UN adalah pembuatan soal.

“Secara substantif kami meningkatkan kualitas soal ujian, yaitu dengan memasukkan secara bertahap standar yang disebut High Order Thinking Skill (HOTS) yang menjadi standar sampai 2025. Kami harapkan kemampuan siswa sudah menggunakan mencapai HOTS,” kata Menteri Muhadjir.

Dia juga berharap agar pelaksanaan ujian nasional semakin bisa dipertanggungjawabkan, termasuk tingkat kejujurannya. Dia optimistis dengan integritas yang dimiliki para siswa Indonesia.

“Kalau dari segi kejujuran, saya kira sudah tidak relevan lagi untuk menguji tingkat kejujuran dari siswa karena kecil kemungkinan mereka melakukan pelanggaran atau perilaku ketidakjujuran dalam UN,” terangnya.

Dia meminta semua pihak menghargai hasil ujian nasional dan proses yang dijalani para siswa dalam menghadapi ujian nasional. Kemendikbud bekerja sama dengan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) membuat soal-soal UN yang sesuai dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi, atau HOTS.
Selain itu, peningkatan jumlah sekolah yang menerapkan UN berbasis komputer (UNBK) juga terbukti meningkatkan indeks integritas sekolah dan siswa.

“Seharusnya dengan tingkat kualitas ujian nasional sekarang ini, tidak ada alasan untuk tidak mengakui atau tidak menghargai hasil ujian nasional dan anak-anak yang ikut UN. Kalau ada lembaga yang mengabaikan kerja keras siswa-siswa yang telah menunjukkan tingkat kejujurannya, saya kira itu bagian dari pelecehan,” tandasnya. (cr38/jpnn)

Related Articles

Back to top button