Milenial

Mengintip Turnamen basket di SDI Al Azhar 9

Diikuti Peserta Se Jabodetabek, Cari Bibit Atlit Basket Profesional

Radarbekasi.id – “Priiittttt……..” peluit wasit dari salah satu lapangan terdengar keras. menandai pertandingan bola basket dimulai. Meski para pemain memakai hijab ditengah lapangan yang terik, tidak menyurut kan semangat para peserta putri pertandingan basket yang dihelat oleh Sekolah Dasar Islam (SDI) Al-Azhar 9 Kemang Pratama Bekasi, kemarin.

“ Ayooo…. Rebut…. Lempar “ teriakan penonton, Official dan pelatih terdengan disetiap sudut tiga lapangan yang terletak di halaman sekolah. Meski berkali-kali terjatuh namun tidak terlihat keputus asaan pada raut muka para pemain yang terdiri dari siswa-siswi kelas 1 sampai dengan 5 SD tersebut.

Kucuran keringat dan teriknya matahari membuat semakin hangat pertandingan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari tersebut. Pertandingan dibuka langsung oleh sekertaris umum yayasan Al-Muhajirin Jaka Permai pada pukul 08:00 waktu setempat dan berakhir hingga babak penyisihan grup selesai pada pukul 01:00 WIB.

Sekertaris yayasan Al-Muhajirin Opip Fathullah berharap, melalui turnamen ini akan lahir atlit basket professional dari Al-Azhar.

“Selamat kepada SD Islam Al-Azhar yang telah sukses melaksanakan even pertama lomba basket SD Islam A-Azhar se Jabodetabek. Atlet basket internasional sekarang sudah boleh memakai jilbab, semoga nanti ada atlit basket dari Al-Azhar yang mewakili dunia tanpa melepas hijab, “ ujarnya.

Pertandingan dibagi kedalam 3 kategori yakni pertandingan basket kelas 1, 2 dan 3, pertandingan basket kelas 4 dan 5 putera, serta pertandingan basket kategori kelas 4 dan 5 puteri. Kepada para pemenang yang akan ditentukan dalam pertandingan esok hari masing-masing pemenang akan mendapat penghargaan uang pembinaan, sertifikat peserta dan piala untuk juara 1, 2 dan 3.

Guru olahraga SDI Al-Azhar 9 Kemang Pratama Bekasi sekaligus ketua panitia pertandingan basket Erik Randhani mengataka, pihaknya melombakan pertandingan basket mulai dari kelas satu sampai dengan 5 agar semua merasakan atmosfer bertanding dalam kejuaraan.

Ia juga menjelaskan, kategori kelas 4 dan 5 dipisahkan antara putera dan puteri karena sudah tidak memungkinkan untuk di campur. Sedangkan untuk kelas satu sampai dengan tiga masih memungkinkan untuk di mix dengan alasan karena keduanya masih sama.

“ total peserta 216 siswa dari 18 tim dan 10 sekolah SDI Al-Azhar se JABOTABEK, kenapa kita lombakan juga kelas 1,2 dan 3 karena supaya mereka juga merasakan bertanding meskipun tidak bisa ya seru-seruan saja. Untuk kelas 4 dan 5 kita pisah kategorinya karena sudah tidak mungkin untuk disatukan “ ujarnya.

Seluruh tim bertanding layaknya pemain professional dengan semangat dan kemauan keras untuk menjadi juara. Pertandingan dihentikan pada fase penyisihan dan dilanjutkan esok pada fase semi final, perebutan juara 2 dan 3 hingga final. (cr38)

Related Articles

Back to top button